16 point penting yang wajib kamu lakukan selama diet!

Rasanya kita sudah akrab sekali dengan istilah ”obesitas”. Yap, orang dengan berat badan berlebih (obesitas) memang sudah merajalela di mana-mana di berbagai negara khususnya di negara kita sendiri, Indonesia.

Kasus obesitas bukan lagi hal yang baru bagi kita, karena itulah penanganannya pun sudah bermacam-macam dari mulai obat-obatan, bantuan medis seperti sedot lemak, dan berbagai jenis olahraga.

Kenapa penderita obesitas harus melakukan pengecilan badan? bukannya gemuk itu sehat ya? Porsi badan yang sehat tidak harus berbadan gemuk saja. Justru, orang-orang yang gemuk yang malah rentan terkena penyakit. Kadar lemak dan kolesterolnya yang tinggi membuat mereka mau tidak mau harus menerima ancaman berbagai penyakit berbahaya seperti sroke,  jantung, diabetes dan berbagai jenis penyakit lainnya.

Selain terancam berbagai penyakit, orang dengan bobot tubuh yang berlebih akan memiliki penampilan yang buruk dan merasa kehilangan kepercayaan dirinya. Jangankan obesitas, kelebihan bobot 1kg dari berat normal saja orang-orang sudah sangat kepanikan. Yang menjadi permasalahannya adalah penurunan badan itu bukan hal yang mudah. Kita sudah sering sekali mendengar kegagalan penurunan berat badan.

Mengapa orang sering gagal melakukan program diet nya? karena kurangnya kesungguhan sehingga program diet yang dijalani terbengkalai begitu saja. Mengapa orang-orang yang sudah memaksimalkan diri menjalani program diet masih gagal juga? Kegagalan program diet banyak sekali faktornya, misalnya:

  • Prosedur diet yang salah
  • Diet obat-obatan
  • Diet ketat (membatasi makanan secara berlebih)
  • Kebiasaan buruk yang belum dihilangkan
  • Pengkonsumsian makanan yang dilarang
  • Dan masih banyak lagi.

Kamu mungkin tidak pernah menyadari terjadinya point-point di atas, salah satu contohnya pada point  ”kebiasaan buruk yang belum dihilangkan” hal ini termasuk point yang paling sulit diatasi. Kebiasan merupakan suatu hal yang sulit dihilangkan. Kebiasaan seperti apa yang dapat mengganggu program diet? Misalnya saja makan langsung tidur, makan langsung mandi, ngemil, sulit meninggalkan makanan kesukaan seperti coklat, burger.

Jika kamu masih melakukan hal-hal ini di sela-sela program dietmu maka penurunan berat badan akan memakan waktu yang lebih lama lagi. Penurunan berat badan tidak harus selalu dengan mengurangi konsumsian nasi saja. Jenis makanan larangan juga harus segera dihilangkan. Karena itulah sebelum berencana melakukan program diet ada baiknya melakukan berbagai persiapan terlebih dahulu agar program diet yang kamu jalani tidak sia-sia dan berakhir sukses. Berikut beberapa komponen penting yang wajib kamu lakukan jika ingin sukses.

Apa saja hal yang harus dilakukan pada masa diet?

  1. Berapa jumlah berat badan yang harus dihilangkan. Yap sebelum lanjut ke proses perjalanan diet seperti makanan dan komponen yang lainnya, ada baiknya jika kamu mengetahui berat badanmu terlebih dahulu. Gunakan rumus BMI dalam penghitungan. Setelah mengetahui hasil akhirnya, misal berat badanmu 65Kg, sedangkan idealnya 55%. Maka fokus diet dengan menurunkannya 10Kg saja. Jangan berlebihan.
  2. Ubah kebiasaan burukmu. Seperti yang di jelaskan sebelumnya, kebiasaan burukmu dulu coba hilangkan sediki-dikit dan ganti dengan kebiasaan yang lebih sehat. Misal setelah bangun jangan langsung mandi, minumlah 1 gelas air lalu diam beberapa menit hingga otot rileks.
  3. Konsumsi protein secara teratur. Protein dapat meningkatkan metabolisme hingga 80-100 kalori per hari, protein juga dapat membuat anda kenyang dan mengurangi nafsu makan. Pilih makanan berprotein yang sesuai, misalnya telur.
  4. Hindari makanan olahan. Makanan olahan biasanya mengandung kadar gula yang tinggi. Dengan begitu proses dietmu akan semakin panjang dan tidak sehat. Makanan olahan juga biasanya telah dicampurkan zat-zat kimia lain yang berbahaya.
  5. Batasi asupan karbohidrat. Karbohidrat memang penting, namun terlalu banyak mengkonsumsinya tidak baik juga, batasi asupan karbohidrat seperti tepung putih, roti putih, beras putih, soda, kue, makanan ringan, permen, pasta, sereal yang ditambah gula.
  6. Minum teh hijau. teh hijau dapat meningkatkan pengeluaran energi sebesar 4% dan meningkatkan pembakaran lemak selektif hingga 17%.
  7. Menggunakan minyak kelapa untuk memasak. Minyak kelapa lebih rendah lemak juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh.
  8. Tidur cukup. Penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur orang yang sampai 55% lebih mungkin untuk menjadi gemuk, dibandingkan dengan mereka yang cukup tidur. Jumlah ini bahkan lebih tinggi untuk anak-anak.
  9. Lakukan latihan fisik. Lakukan olahraga ringan seperti jogging, lari, atau bersepeda.
  10. Ubah gaya hidup. Proses penurunan berat badan tidak berbatas pada pengurangan makanan saja, gaya hidup yang tidak sehat pun harus segera dihilangkan. Jika tidak, proses diet akan semakin lama.
  11. Minum air putih sebelum bangun tidur. Hal ini bertujuan untuk melancarkan proses pencernaan ketika sedang tidur.
  12. Minum air putih setelah bangun tidur. Rania Batayneh mengatakan, minum segelas air putih setelah bangun tidur dapat memulai proses metabolisme tubuh.
  13. Konsumsi buah-buahan. Konsumsi buah-buahan untuk sarapan atau saat makan siang,  kandungan gizi di dalam buah-buahan sudah memenuhi kapasitas energimu untuk beraktivitas, konsumsi pula salad sayur sebagai penggantinya.
  14. Sikat gigi setelah makan. hal ini bertujuan untuk membantu anda membatasi keingan untuk ngemil atau makan.
  15. Makanan pedas. Cabai mengandung senyawa yang disebut capsaicin yang dapat meningkatkan pembakaran lemak
  16. Perbandingan. Hitung awal mula berat badan sebelum diet, lalu hitung pengurangannya setiap seminggu sekali agar kamu lebih bersemangat.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *