5 Jenis asupan yang paling penting untuk anak

Kebutuhan nutrisi yang tepat harus di sesuaikan pula dengan tingkat usia dari mulai bayi yang baru lahir, balita, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Mengapa demikian? Karena kondisi tubuh yang berbeda-beda. Misalnya saja ketika bayi, mereka tidak bisa melakukan apapun tanpa bantuan orangtuanya. Coba saja bayangkan apa mungkin bayi yang baru dilahirkan mengambil makanannya sendiri? tidak.

Beda ketika usia menuju remaja, ketika itu setidaknya mereka bisa lebih memantaskan makanan yang konsumsi. Kebutuhan nutrisi yang tepat harus di dasarkan juga pada jenis makanan yang di konsumsi. Seperti apa makanan yang pantas di konsumsi? yakni jenis makanan yang mengandung kadar gizi yang cukup.

Apa makanan bergizi itu, pentingkah untuk anak?

Seperti yang kita ketahui bersama makanan yang bergizi dikelompokan dengan istilah ”4 sehat 5 sempurna” yang mengandung kadar gizi yang tepat dan ideal.

Kita sudah akrab bukan dengan istilah makanan 4 sehat 5 sempurna? Tentu saja. Sayangnya banyak orang yang sebatas tau tapi tidak mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Orang-orang lebih senang mengkonsumsi makanan siap saji, makanan ala barat, atau makanan jalanan yang kesannya lebih beda. Jika begini kebutuhan gizi dalam tubuh tidak akan terpenuhi, inilah sumber penyakit, inilah awal dari bermunculannya penyakit berbahaya.

Yap, makanan adalah sumber utama yang mampu menjamin kesehatan tubuh seseorang. Ketika tubuh menerima makanan yang tidak sesuai syarat dan gizi yang baik maka tubuh akan memberi merespon buruk dengan mendatangkan berbagai ancaman penyakit.

Parahnya, kebiasaan makan-makanan seperti ini tidak hanya melibatkan diri sendiri saja, banyak orangtua yang mengajarkan anak-anaknya untuk mengkonsumsi jenis makanan tersebut. Padahal, perkembangan gizi anak sangat berpengaruh sekali terhadap kualitas tubuh pada usia selanjutnya. Tidak sedikit kaum remaja yang mengidap penyakit kronis akibat gizi yang buruk ketika masa kecilnya. Setiap orang membutuhkan jenis nutrisi yang sama seperti vitamin, mineral, karbohidrat, protein dan lemak. Begitupula nutrisi untuk anak-anak yang harus memiliki persyaratan seperti itu.

Apa saja syarat makanan bergizi untuk anak?

  • Karbohidrat

Asupan karbohidrat merupakan sumber energi utama diantara yang lainnya. Mencukupi konsumsi karbohidrat dapat berguna untuk menjaga daya tahan tubuh, meningkatkan energi juga memelihara kestabilan emos. Dengan terpenuhnya asupan karbohidrat yang baik maka tubuh bisa melakukan fungsinya dengan baik pula. Sumber karbohidrat terbaik adalah nasi merah, roti gandum, pasta yang terbuat dari tepung gandum whole wheat, juga buah-buahan yang mengenyangkan seperti pisang.

  • Protein

Zat gizi yang satu ini amat diperlukan untuk membentuk dan memperbaiki sel-sel otot yang rusak. Protein bisa diperoleh dari bahan makanan hewani, kacang-kacangan, dan susu serta berbagai produk olahannya. Meski mencukupi kebutuhan protein dalam menu makan sehari-hari amat penting, hindari pula pengkonsumsian protein secara berlebihan. Karena kenapa? kelebihan asupan protein mengakibatkan resiko dehidrasi dan kekurangan kalsium.

  • Kalsium

Kalsium membantu menguatkan tulang, sehingga mampu menyangga tubuh dengan baik. Tulang yang kuat amat penting bagi atlet untuk menghalau risiko tulang retak akibat melakukan latihan dengan intensitas berat ataupun terkena benturan. Sumber kalsium yang baik antara lain adalah susu dan produk olahannya seperti keju dan yogurt, serta sayuran berdaun hijau pekat seperti brokoli, bayam, dan lain-lain.

  • Zat besi

Makanan kaya zat besi seperti daging, kacang-kacangan, sereal yang sudah difortifikasi, dan buah bit, penting untuk memelihara stamina tubuh. Zat besi berguna mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh sehingga asupan cukup zat gizi ini akan membuat atlet cilik Anda tahan banting, tak mudah lelah. Mencukupi kebutuhan zat besi terutama penting bagi anak gadis Anda yang telah memasuki masa menstruasi.

  • Vitamin

Setiap jenis vitamin memiliki manfaat vitamin yang spesifik. Manfaat vitamin antara satu dengan yang lain tidaklah sama. Ada vitamin yang berperan sebagai koenzim dan ada pula yang berperan sebagai biokatalisator.

  • Vitamin C dan E. Yakni untuk memperkuat sistem imunitas tubuh, seperti misalnya menguatkan ketika berolahraga,daya tahan tubuh menjadi lebih baik dan tidak mudah sakit. Vitamin E Bersifat anti oksidan dan membantu melancarkan proses distribusi oksigen ke seluruh tubuh bisa diperoleh dengan konsumsi kacang-kacangan, biji-bijian, mentega, dan telur. Vitamin C terdapat pada buah-buahan seperti kiwi, jeruk, stroberi, dan jeruk.
  • Vitamin B. golongan vitamin B berperan penting dalam metabolisme tubuh, terutama dalam proses pelepasan energi kala beraktivitas. Beberapa jenis vitamin yang tergolong dalam kelompok vitamin B juga berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Sumber utama vitamin B berasal dari susu, gandum, ikan, dan sayur-sayuran hijau. Selain itu penuhi juga asupan vitamin jenis lainnya seperti Vitamin A, B1, B3, B5, B6,B7, B8, B9, B12, Vitamin C, E, K.

Tambahkan pula suplemen sehat yang aman dikonsumsi anak Zinc tablet children, meningkatkan IQ dan pertumbuhan anak

Bagaimana cara menjaga nutrisi anak agar terpenuhi?

Setelah sukses menjaga asupan makanan anak ketika bayi hingga balita, maka langkah selanjutnya perhatikan pola makan yang dikonsumsi anak ketika mulai aktif beraktivitas (biasanya dari mulai usia 4th) Pada masa ini, anak belum sepenuhnya bisa lepas kontrol oleh orangtua. Mereka masih harus berada pada pengawasan yang tepat dan ketat.

Ini yang harus menjadi perhatian orangtua. Maraknya makanan sembarangan yang beredar sebisa mungkin harus dijauhkan dari pandangan mata anak, beri bekal makanan dari rumah. Buat jenis makanan-makanan yang berbeda setiap harinya, dan yang paling pentingĀ  tetap memenuhi kadar gizi yang baik.

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *