Bahaya Mandi Menggunakan Air Hangat

Beberapa orang lebih suka mandi menggunakan air hangat atau menggunakannya untuk berendam dengan waktu yang cukup lama. Mandi menggunakan air hangat memang membuat tubuh menjadi segar apalagi ketika hujan, udara yang dingin terkalahkan oleh rasa hangat dari air yang kita pakai berendam. Pemandian air panas sangat baik untuk membersihkan tubuh anda suhu tubuh yang hangat memiliki manfaat untuk membunuh semua kuman yang menempel pada tubuh sepanjang hari.

Namun perlu anda ketahui mandi memakai air hangat rutin setiap hari tidak baik untuk kesehatan tubuh, bahkan mandi di atas 39C (102F) memiliki berbagai efek fisiologis pada tubuh yang dapat menyebabkan beberapa konsekuensi serius. Terlebih untuk bayi yang baru lahir suhu air yang dipakai harus disesuaikan karena bayi yang baru lahir memiliki kulit yang masih sensitif, Suhu air harus dekat dengan suhu tubuh normal yaitu (37C / 98.6F).

Mandi memakai air hangat boleh saja namun jika hal ini menjadi kebiasaan bahkan menjadi rutinitas setiap hari akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Kondisi fisik setelah beraktivitas dan suhu air yang digunakan sangat berpengaruh terhadap hal tersebut. Karena terlalu sering menggunakan air hangat untuk mandi ada berbagai risiko kesehatan yang mungkin dapat terjadi.

Bahaya Mandi Menggunakan Air Hangat

Cedera Kulit

Kulit merupakan struktur tubuh yang sangat sensitif, misalnya saat terkena cipratan minyak panas kulit akan mengalami reaksi dan perubahan fisik. Resiko kulit terbakar pun mungkin saja terjadi sewaktu-waktu anda memakai air untuk mandi dengan suhu yang terlalu panas sehingga kulit memerah bahkan mengelupas. Mandi menggunakan air hangat sebenarnya tidak begitu membahayakan kulit, jika anda masih menggunakan suhu normal itu tidak akan bermasalah, namun jika suhu air yang anda pakai melebihi suhu normal, kulit anda akan bereaksi dan mengalami cedera, hal ini tidak akan berlangsung saat itu, tetapi setelah beberapa hari anda mengulanginya kulit tubuh akan mengalami perubahan, kulit akan terlihat lebih keriput dan nampak tidak sehat. Air panas dapat memperburuk penyakit kulit tertentu dan mengiritasi luka terbuka pada kulit.

Penurunan Tekanan Darah

Ai panas menyebabkan pembuluh darah di kulit melebar akibatnya resistensi pembuluh darah perifer menurunkan  tekanan darah ( hipotensi ). Namun, tergantung pada sejauh mana penurunan tekanan darah terjadi, jantung mungkin akan mencoba untuk mengkompensasi kembali tekanan darah dengan memompa lebih keras dan cepat agar tekanan darah kembali normal. Jika darah tidak kembali normal tubuh akan lemas dan kehilangan keseimbangan tubuh. Untuk kasus yang lebih parah bahkan memungkinkan untuk pingsan, terlebih jika hal ini terjadi di dalam bak dan tidak ada yang mengetahuinya. Pingsan di dalam bak mandi dengan waktu yang cukup lama membuat suhu tubuh tidak normal hal ini mungkin dapat menyebakan kematian.

Pusing

Perubahan tekanan darah dengan air panas dapat mempengaruhi aliran darah ke otak. Seseorang biasanya mengalami perubahan ini sebagai pusing. Akibatnya keseimbangan tubuh terganggu sehingga tubuh kesulitan untuk berjalan dengan normal, bahkan mungkin anda akan kesulitan untuk keluar dari bak mandi ditambah dengan lantai kamar mandi yang licin memungkinkan anda terjatuh.

Suhu Tubuh Tidak Normal

Ketika anda mandi menggunakan air hangat tentunya suhu tubuh pun akan berubah, jika suhu badan sudah mulai panas, maka pembuluh darah akan membesar. hal ini bertujuan untuk mempertahankan panas ketika suhu tubuh terlalu rendah. Namun, jika suhu badan sudah panas kulit akan kesulitan untuk menyeimbanginya, akibatnya tubuh  menjadi terlalu panas terutama jika anda terlalu lama berendam di dalam bak mandi. Ha ini memungkinkan tubuh kehilangan terlalu banyak panas internal dan mengakibatkan hipotermia.

Mual dan muntah

Setelah mandi air panas beberapa orang mengalami mual bahkan muntah, hal ini mungkin terjadi karena berendam dalam bak mandi terlalu lama sehingga terjadi perubahan aliran darah ke otak. Hal ini lebih memungkinkan terjadi bagi anda yang mandi air panas setelah makan tanpa jeda beberapa menit, ini mengakibatkan terjadinya gangguan pencernaan sehingga timbul rasa mual. Situasi ini sering terjadi pada wanita hamil, beberapa pengakuan menyatakan bahwa mereka merasa lebih mual dan muntah parah setelah mandi dengan air hangat dengan waktu yang cukup lama. Muntah yang terjadi tidak akan menyebabkan dehidrasi karena ini hanya efek dari ransangan air panas, setelah suhu normal kembali mual akan segera hilang.

Intoksikasi Saat Mandi

Intoksikasi atau keracunan saat mandi bisa terjadi karena efek dari mengkonkumsi alkohol, obat resep seperti obat penenang atau obat-obatan terlarang lainnya. Zat seperti ini bisa menjadi campuran berbahaya ketika mandi. Zat-zat ini mengubah tekanan darah dan aktivitas jantung yang dapat memperburuk tubuh terlebih jika berada di air panas. Selain pusing dan hilangnya keseimbangan, efek keracunan dapat meningkatkan peluang kecelakaan di kamar mandi. Bahkan keracunan yang lebih parah bisa membuat tingkat kesadaran seseorang lebih rendah yang bisa menyebabkan kecelakaan seperti tenggelam di dalam bak, untuk itu hindari mandi dalam keadaan mabuk.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *