Benarkah, berenang di tempat umum tingkatkan resiko kehamilan pada wanita remaja?

Semenjak kemunculan berita yang bersumber dari anak gadis 13 th asal inggris, olahraga renang tiba-tiba saja menjadi kontroversi dan menuai banyak pembicaraan dan perdebatan. Menurut berita yang beredar gadis tersebut hamil setelah berenang di kolam umum padahal dia sama sekali tidak pernah melakukan hubungan intim.

Setelah di usut ternyata kehamilannya berasal dari sperma seorang pria yang masuk saat berenang di kolam renang yang sama. Setelah berita ini beredar sontak saja menggemparkan para remaja wanita yang rentan galau, yang setadinya menyukai olahraga ini tiba-tiba saja menghindarinya karena takut mendapat nasib yang sama.Wanita mana yang tidak gempar mendengar pemberitaan ini? siapa yang mau hamil tanpa suatu yang jelas?Jawabannya tidak ada.Tentu saja para remaja putri menjadi ragu untuk kembali berenang.

Lalu bagaimana tanggapan ahli medis tentang hal ini?

Seorang ahli kedokteran menyatakan bahwa dalam ilmu kedokteran hal itu bisa saja terjadi,Kolam renang yang hangat dengan suhu 30 derajat celcius merupakan suhu yang cocok bagi sperma untuk bertahan hidup sehingga jika sperma ini masuk ke dalam tubuh seorang gadis yang sedang dalam masa subur maka tidak menutup kemungkinan gadis ini bisa hamil.

Tetapi satu hal yang perlu kita ketahui, zat kaporit di dalam air kolam membuat sperma tidak akan bertahan lama hidup di dalam air, paling lama sekitar satu jam saja. Sehingga kemungkinan buruk ini sangat kecil terjadi. Kasus tersebut menjadikan sebuah teguran bagi kita semua untuk tidak melakukan hal-hal tercela di tempat umum. Seperti melakukan masturbasi di kolam umum seperti yang dilakukan pria tersebut yang dampaknya menyerang anak gadis malang itu.

Bagaimana cara mencegah agar hal ini tidak terjadi?

Munculnya pemberitaan tersebut harusnya menyadarkan kita untuk lebih berhati-hati lagi juga bisa menyadarkan para pemilik kolam umum untuk lebih menjaga kebersihan kolam dengan rutin, karena bukan hanya ancaman kehamilan saja, air kolam renang biasanya telah terkontaminasi dengan berbagai jenis bakteri dan kuman. Dan saya yakini hal ini bahwa kolam umum manapun pasti tidak memiliki kebersihan air yang murni.

Ketika berada di kolam umum, kita tidak bisa menghitung berapa banyak orang yang berseliweran disana, sehingga tanpa kita sadari banyak orang yang melakukan hal-hal ceroboh. Orang bisa melakukan apa saja seperti kencing, buang ingus, menumpahkan minuman atau perbuatan tercela seperti yang sudah saya sebutkan tadi yakni masturbasi atau onani. dan hal lain yang membuat air kolam tercemar.

Lalu bagaimana cara mengatasinya?

  • Harusnya menjadi pandangan bagi pemilik kolam untuk memisahkan kolam sesuai jenis kelamin. Jadi kolam khusus wanita dan kolam khusus pria sehingga keduanya tidak berbaur.
  • Jika pemilik kolam tidak memiliki kebijakan seperti ini, maka anda lah yang harus lebih bijak. Cari kolam yang strategis, jauh dari perkumpulan lelaki.
  • Gunakan pakaian renang yang tertutup dan pas di badan.
  • Gunakan kacamata dan peralatan lainnya.
  • Setelah berenang langsung bersihkan badan hingga bersih.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *