Benarkah diabetes bisa menyebabkan kebutaan? penderita diabetes wajib baca!

Dalam beberapa tahun ke belakang diabetes telah mengugurkan banyak korban. Banyak yang tidak tertolong karena mungkin taraf diabetes yang diidapnya memang sudah terlanjur parah, ada juga yang melanggar peraturan dokter misalnya makan yang melebihi batas normal. Meski tidak sedikit pula penderita diabetes yang masih bertahan hingga saat ini, namun kita perlu menyadari bahwa hal buruk bisa saja terjadi suatu saat nanti.

Diabates memang sedikit berbeda dari penyakit kronis lainnya. Jika penyakit yang sejajaran kanker memiliki gejala yang nampak, tidak bagi penderita diabetes. Saat sedang baik-baik saja, ia tidak menampakan gejala yang signifikan, penderita diabetes tidak tampak layaknya seseorang yang memiliki muka pucat dan badan lemas seperti yang lain, ia bahkan nampak sama dengan orang normal lainnya, nampak sehat saja. Namun jika penyakit tersebut kambuh kematian pun bisa terjadi. Untuk itulah penderita diabetes wajib memperhatikan pola hidupnya sebaik mungkin.

Diabetes memang termasuk penyakit yang paling sensitif, bahkan pada tahap diabetes yang sudah kronis kekambuhannya bisa mengancam kematian, hal ini merupakan info yang umum sekali dan mungkin banyak yang mengetahuinya. Namun bagaimana dengan pernyataan bahwa diabetes bisa sebabkan kebutaan? Sebagian orang mungkin sudah mengetahuinya, tetapi saya yakin di luar sana masih banyak yang kurang perhatian tentang pengenalan penyakit ini.

Benarkah diabetes bisa sebabkan kebutaan?

Hampir semua jenis penyakit memiliki keterkaitan dengan penyakit lainnya, dengan kata lain adanya komplikasi yang membuat 2 penyakit yang parah menyerang tubuh dengan bersamaan, akhir ini muncul pernyataan bahwa penderita diabetes beresiko mengalami kebutaan.

Dan pernyataan ini memang dibenarkan bahkan medis sendiri yang menyatakannya, namun masih banyak orang yang tidak mempercayai hal ini. Mungkin orang berfikir ”apa hubunganya diabetes dengan kebutaan” Menurut penelitian medis, tingginya kadar gula darah juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan mata.

Namun salahnya orang sering beransumsi bahwa itu gejala mata minus biasa dan menggunakan kacamata minus untuk mengatasinya. Jika anda seorang pengidap diabetes dan sewaktu-waktu mengalami gangguan ini maka jangan terlalu cepat menyimpulkan dengan melakukan pengobatan atas ijin dokter. Penyebab mata minus umum dan gangguan mata yang disebabkan oleh kadar gula darah jelas jauh berbeda. Entah dalam segi penanganan dan cara pengobatannya.

Mari sembuh dari penyakit diabetes sebelum kebutaan menyerang mata anda!!

Herbal untuk mengobati diabetes akut

Mengapa gula darah bisa menyerang mata?

Tekanan gula darah tinggi yang dialami penderita diabetes dapat menyebabkan lensa mata membengkak, jika hal ini terjadi tentunya akan menyebabkan gangguan fungsi mata dengan munculnya berbagai gejala seperti gangguan mata katarak bahkan kebutaan. Apa yang menyebabkan hal ini terjadi? salah satu faktor yang mungkin menjadi penyebabnya adalah pola makan yang tidak sesuai dengan kadar gula darah anda sehingga ketika pengkonsumsian terlalu sedikit, apalagi terlalu banyak dapat memicu masalah gangguan mata seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya.

Karena kesalahan ini setidaknya anda akan mengalami gangguan mata yang memakan waktu setidaknya 1-3 bulan hingga kadar gula darah anda terkontrol.Perlu kita ketahui juga bahwa serangan gangguan mata yang dialami oleh penderita diabetes mengalami perkembangan yang lebih cepat dibanding gangguan mata selain penderita diabetes. Untuk itulah ada baiknya jika anda memiliki kesempatan untuk pulih kembali, maka upayakan untuk menjalani peraturan dokter dan menjalankannya sebaik mungkin.

Bagaimana diabetes menyerang mata?

Gangguan mata yang menyerang penderita diabetes bisa disebabkan oleh dua faktor. Yang pertama yakni Retinopati diabetik, yaitu terjadinya kerusakan pembuluh darah dan saraf pada bagian retina (yakni bagian yang paling sensitif terhadap cahaya) atau bisa juga disebabkan oleh Glaukoma yakni kerusakan yang disebabkan oleh peningkatan tekanan dalam bola mata. Selanjutnya terapi laser, obat tetes mata yang mengandung penyekat beta progstaglandin dan masih banyak lagi

Bagaimana cara mengatasinya?

Diabetes termasuk penyakit kronis yang paling sensitif terhadap segala sesuatu, bahkan penyakit kronis ini tidak hanya menyebabkan gangguan mata saja melainkan komplikasi dengan organ lain seperti jantung, ginjal, otak dan organ lainnya. Sehingga hal penting yang harus dilakukan para penderita yakni terus memeriksakan kadar gula darah anda minimal 3 bulan secara teratur. Juga menerapkan pola hidup sehat sesuai anjuran dokter.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *