Benarkah rokok ultralight lebih aman untuk kesehatan?

Rokok dan pria memang sudah menjadi kombinasi yang sulit dipisahkan, namun sekarang wanita pun banyak yang menjadi perokok, pasalnya dengan merokok mereka merasa lebih rileks, meski pada nyatanya rokok tidak memiliki khasiat demikian, hal ini mungkin diakibatkan dari kandungan rokok yang menimbulkan rasa ketagihan sehingga jika tidak mengkonsumsinya sehari saja akan merespon otak untuk kembali mengkonsumsinya. Ketika mereka telah mengkonsumi rokok kembali, rangsangan di dalam otak telah terpenuhi, sehingga tubuh merasa rileks, itulah yang membuat perokok meyakini hal tersebut.

Seperti yang telah kita ketahui kandungan di dalam rokok dapat memicu timbulnya berbagai penyakit seperti jantung, ginjal, kanker tenggorokan, luka lambung, osteoporosis, bronkitis kronis dan berbagai penyakit lainnya. Seperti yang telah tertera pada kemasannya sudah jelas kandungan rokok sangat berbahaya untuk kesehatan bahkan mengancam kematian, namun hal ini tidak mampu mengurungkan niat perokok untuk berhenti.

Akhir-akhir ini muncul rokok putih yang berlabel ”light” rokok ini dianggap tidak berbahaya karena mengandung zat yang lebih rendah dibanding rokok lainnya, munculnya rokok ini menjadi andalan bagi para perokok untuk mengurangi kecanduan.

Namun pada faktanya rokok ”light” sama berbahaya dengan rokok lain. Menurut penelitian yang dilakukan pada thn 2004 menyatakan bahwa resiko terkena kanker paru-paru pada perokok ”light” sama hal nya dengan perokok biasa. kandungan yang ada di dalam rokok light dapat mengganggu fungsi pembuluh darah jantung sama halnya seperti kandungan rokok biasa.

Perusahaan rokok memasarkan produk dengan label ”light” atau ”ultralight” dengan kandungan nikotin yang lebih sedikit dibanding rokok biasa, hasil ini diukur menggunakan mesin pencetak rokok, inilah yang menjadi alasan para perokok untuk mengklaim bahwa rokok ”light” lebih aman.

Karena merasa bahwa rokok light lebih aman membuat mereka menghisap rokok light lebih lama dan dalam, tanpa disadari mereka menghisap toksin lebih banyak, hal ini sama saja dengan menghisap rokok lain, bahkan merokok dengan cara ini lebih membahayakan tubuh. Hal ini yang membuat pabrik rokok berhenti memberi label ”light” atau ”ultralight”.

Tetapi pada dasarnya mesin rokok tidak bisa mengetahui seberapa bahaya zat kimia di dalam rokok tersebut. Jadi rokok Light atau rokok biasa sama saja berbahaya dan mengandung zat yang dapat merusak organ, yang membedakannya hanya kemasannnya saja.

Perokok yang telah kecanduan memang lebih sulit untuk berhenti mengkonsumsi, namun jika mengetahui dampak yang akan terjadi orang cerdas akan berhenti mengkonsumsinya, berikut bahaya yang timbul akibat mengkonsumsi rokok

  • Memicu munculnya penyakit kanker. Rokok mengandung 6000 zat kimia dan 50 karsinogen yang berpengaruh untuk tubuh dan organ di dalamnya jika dihirup. Zat ini akan diserap pembuluh darah dan beredar ke seluruh tubuh, zat ini masuk ke liver dan pankreas yang dapat memicu kanker, Jika asap masuk ke sumsum tulang belakang akan menyebabkan leukemia. Dan berbagai penyakit berbahaya lainnya.
  • Terganggunya fungsi otak, merokok dapat meningkatkan resiko aneurisma otak, yaitu pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah yang sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak.
  • Dampak yang timbul akibat rokok bukan hanya bagi perokoknya saja, tetapi bagi orang lain yang ada di sekitar hingga menghirup asapnya. Misalnya jika ini terjadi kepada ibu hamil, hal ini akan beresiko kematian janin di dalam kandungan,.

Berhenti merokok merupakan cara terbaik untuk melindungi tubuh dan mencegah munculnya berbagai penyakit, hal ini memang tidak mudah terlebih bagi perokok aktif yang sudah kecanduan, namun jika ini terus dibiarkan dampak yang ditimbulkan semakin besar. Resiko terkena kanker paru-paru masih bisa diminimalisir jika anda berhenti merokok mulai sekarang.

Bukan hanya menimbulkan berbagai penyakit, meroko dengan waktu yang lama bisa mengakibatkan kematian. Indonesia memiliki 239.000 kasus kematian yang di akibatkan oleh rokok, sedangkan di Amerika jumlah kematian mecanapai 480.000 kasus setiap tahunnya. Jika anda tidak ingin menjadi salah satu kasus kematian diantaranya, maka berhenti lah mulai sekarang.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *