Cara menghindari keracunan makanan, lakukan 3 langkah ini

Saat mendengar kata ”keracunan” orang-orang langsung beranggapan bahwa makanan tersebut telah dicampur dengan racun berbahaya.

Anggapan tersebut masih kurang kuat, sebab makanan yang mengakibatkan keracunan tidak harus selalu dikaitkan dengan zat beracun, karena pada faktanya hampir semua jenis makanan memiliki potensi yang sama untuk menyebabkan keracunan.

Makanan beracun bisa kita ketegorikan sebagai makanan tidak layak konsumsi yang bisa kita temui dimanapun, yakni makanan yang telah terkontaminasi dengan berbagai jenis bakteri , kuman dan zat tertentu yang dapat membahayakan tubuh.

Jika anggapan tersebut masih saja dikuatkan lalu tertinggal berapa penduduk indonesia jika dengan sengaja makanan tersebut diracuni? Mungkin setiap harinya akan ada yang mati. Lalu sebenarnya apa tujuan pedagang? untuk mendapat keuntungankah, atau untuk menghilangkan konsumenkah?

Jadi potensi keracunan sebenarnya disebabkan oleh kesalahan diri kita sendiri, terlihat dari bagaimana cara kita mengkonsumsinya, pemilihan makanan yang tidak selektif dan juga cara menghidangkan makanan yang tidak higienis. 3 komponen ini adalah kesalahan terbesar yang terkadang sering kita abaikan. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas ketiga komponen ini satu per satu

Memangnya harus seperti apa mengkonsumsi makanan yang benar?

Mengkonsumsi makan tidak hanya mengunyah dan menelan saja.  Ada sedikitnya hal-hal yang wajib kita lakukan yang terkadang masih sering diabaikan misalnya mencuci tangan terlebih dulu sebelum mengkonsumsi makanan. Mengapa hal ini perlu dilakukan?

Saat kita beraktivitas entah berapa banyak jenis kuman dan bakteri yang telah bersarang di dalam tangan, ketika anda mengkonsumsi makanan tanpa mencuci tangan terlebih dulu kuman dan bakteri tersebut akan masuk ke dalam tubuh bersamaan dengan makanan yang dikonsumsi. Tangan yang terlihat bersih belum tentu terbebas dari bakteri, sebab jenis bakteri dan kuman tidak dapat kita lihat secara kasat mata.

Pemilihan makanan yang tidak selektif

Jenis makanan yang membuat tubuh keracunan yakni jenis makananan tidak higienis yang telah terkontaminasi dengan jenis bakteri atau zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Makanan tidak higienis biasanya identik dengan penjual jalanan.

Tetapi tidak, perlu kita ketahui bahwa oknum perintis makanan tidak higienis bukan hanya berpeluang di jalanan saja (meskipun kebanyakannya begitu) anda bisa menemukannya dimana saja. Makanan yang mengandung zat atau jenis bakteri berbahaya bisa terselip di dalam makanan apa saja. Untuk itu saat membeli makanan atau minuman perhatikan hal-hal berikut :

Perhatikan tanggal kadaluarsanya. Minimal makanan tersebut memiliki renggang waktu 3-2 bulan sebelum tanggal kadaluarsa. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan keracunan setelah mengkonsumsi makanan. Beberapa hari menuju tanggal kadaluarsa makanan tersebut sudah tidak lagi layak konsumsi dan wajib dihindari.

Hindari makanan tanpa kemasan. makanan jenis ini memiliki peluang yang sangat besar untuk masuknya bakteri dan virus, terlebih bila di jajakan di pinggir jalan, berbagai jenis bakteri bisa dengan mudahnya masuk ke dalam makanan tersebut.

Hindari makanan yang berwarna mencolok. Makanan yang memiliki warna yang cerah ceria biasanya lebih memikat hati pembeli, namun jangan salah, makanan yang memiliki warna mencolok justru wajib diwaspadai. Mengapa begitu? makanan tersebut mungkin telah dicampur dengan zat pewarna yang berbahaya bagi tubuh.  Hindari 5 jenis pewarna makanan yang berbahaya!

Makanan yang tidak higienis

Seperti apa makanan yang tidak higienis? makanan tidak higienis merupakan semua jenis makanan yang diolah tanpa memperhatikan kebersihan, menggunakan bahan-bahan olahan tambahan yang kurang baik dikonsumsi tubuh seperti pewarna dan penyedap, juga dihindangkan dengan cara yang tidak sehat seperti dibiarkan saja dalam kemasan terbuka, cara menghidangkan makanan seperti ini memiliki peluang yang tinggi untuk masuknya bakteri dan kuman ke dalam makanan.

Untuk itu hindari membeli jenis makanan yang berjajar begitu saja tanpa kemasan, atau saat anda mengolah makanan jangan lupa untuk menutupnya. Perhatikan pula kebersihan rumah, bisa jadi makanan yang tadinya baik-baik saja menjadi terkontaminasi oleh bakteri yang diakibatkan dari lingkungan rumah yang kotor. Jadi, para penjual tidak harus selalu menjadi penyebab utama, sebab anda pun memiliki peran yang penting dalam hal kesehatan. Mulailah untuk lebih selektif dalam mengkonsumsi makanan.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *