Efek jomblo terlalu lama, sebabkan stroke bahkan kematian!

”Hidup adalah pilihan” Yap, kita bebas melakukan apapun sesuai nurani kita, memiliki apapun sesuai apa yang hati katakan. Setiap orang memiliki hak sendiri dalam memilih apa yang mereka mau. Termasuk dalam memilih pasangan. Pentingkah hadirnya seorang pasangan? Jelas penting.

Meski memiliki karakter yang berbeda, meski memiliki pandangan hidup yang berbeda, meski memiliki cara hidup yang berbeda, suatu saat nanti akan ada saatnya dimana kamu harus memiliki seseorang yang mampu menjadi pelengkap hidupmu, yang mampu menjadi penyempurna kekuranganmu. Sayangnya tidak semua orang memiliki pandangan yang sama, banyak yang malah memilih untuk ”sendiri” melawan derasnya roda kehidupan.

Bagi mereka tidak memiliki pasangan bukan menjadi hal yang besar, malah mungkin mereka berfikir adanya pasangan itu bikin ribet, menguras waktu, uang dan tenaga. Alasan lain mungkin ingin menata masa depan, membahagiakan orangtua terlebih dahulu dan berbagai alasan mulia lainnya. Pada dasarnya memang pemikiran ini bisa dipertahankan, tanpa persiapan yang matang rumah tangga yang dijalani akan berantakan.

Namun, bukan berarti kamu harus menutup diri berlama-lama, tidak memberikan hati kepada mereka yang mendekatimu. Jangan seperti itu juga, meski memang fenomena pacaran zaman sekarang sangat memilukan namun buatlah pemikiranmu lebih dewasa lagi.Sebenarnya, pacaran yang benar itu dibuat proses untuk lanjut ke tahap yang lebih serius tanpa membuang waktu yang lama, konsistenlah dengan komitmen ini.

Kenapa banyak orang yang enggan memiliki pasangan?

Seperti yang kita semua ketahui, fenomena pacaran zaman sekarang pada dasarnya tidak memiliki pandangan masa depan yang lurus sehingga munculah pemikiran bahwa memiliki pasangan itu hanya menguras waktu tenaga dan uang. Dan ini memang benar, akan ada banyak kerugian yang kamu dapatkan terutama jika kamu tidak berjodoh dengannya.

Namun percayalah bahwa pemikiran ini tidak akan bertahan lama. Suatu saat nanti akan ada saatnya dimana kamu merasa jenuh dengan kesendirianmu, bosan dengan rutinitasmu yang tidak beraturan, dan akan ada saatnya dimana kamu harus memilki pasangan yang mampu menemani kesendirianmu, melengkapi kekuranganmu dan itu adalah calon pendampingmu yang abadi bukan yang sekedar status pacaran saja. Percaya atau tidak, berlama-lama menyandang status ”single” juga tidak baik loh bagi kesehatan. Tidak percaya? beberapa penelitian bahkan membenarkannya.

Benarkah efek jomblo berpengaruh bagi kesehatan?

”Hidup adalah pilihan” kalimat ini memang menjadi senjata bagi mereka yang ingin mempertahankan keyakinannya. Memilih untuk segera menikah atau sendiri dulu memang menjadi pilihan pribadi setiap orang. Namun, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya jika terlalu lama sendiri hanya akan mengundang benih-benih penyakit di dalam dirimu.

Apa hubungannya single dan kesehatan? bukankah sendiri lebih baik tanpa seseorang yang menganggu? Pemikiran itu tidak akan bertahan lama, seiring bertambahnya usia, apalagi jika sudah mencapai usia yang maksimal kamu akan benar-benar merasa butuh seseorang yang mampu menemanimu, karena kemarinnya terlalu lama sibuk sendiri, mungkin ini akan sulit bagimu untuk memulai semunya. Ketika diambang kegalauan inilah muncul berbagai serangan penyakit yang berbahaya. Penelitian menyatakan bahwa status single beresiko terkena stroke lebih tinggi dibanding mereka yang sudah menikah.

Suplemen herbal yang direkomendasikan : Brain Care Capsule, Penting untuk Menyehatkan Jaringan Otak

Benarkah single beresiko stroke lebih tinggi?

ketika seseorang memutuskan untuk single padahal sudah saatnya untuk menikah. Dikutip dari laman asiantown.net, hal ini justru sangat tidak baik dan berbahaya. Status single dikatakan bisa membunuh seseorang, meningkatkan risiko depresi dalam dirinya dan meningkatkan risiko stroke hingga 70%. Buruknya lagi, single di usia dewasa yakni di atas 35 tahun akan membuat seseorang lebih mudah meninggal dan tidak puas dengan kehidupan yang ia miliki.

Jika begini, masih mau berlama-lama sendiri? Menikahlah. Pernikahan justru akan membawa aura positif. Ya, Menikah akan membuat seseorang lebih dewasa, mengatur pola pikirnya dan pola hidupnya juga, mereka yang sudah menikah akan terjaga kesehatannya.

Para ahli di Universitas Duke di Utara Carolina mengatakan bahwa orang-orang yang telah menikah akan mendapatkan perawatan yang lebih baik karena selalu mendapat perhatian dari pasangan. Dr Matthew Dupre, ahli kesehatan dari Asosiasi Stroke di UK mengatakan, “Pasien menikah yang menderita stroke memiliki semangat hidup yang baik”.Mereka juga bisa sembuh dari penyakit yang diderita. Sementara pasien yang telah berpisah dari pasangannya atau memang belum menikah, banyak dari mereka yang tidak bisa bertahan hidup saat ia menderita stroke.”

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *