Gejala-gejala penyakit alzheimer di usia muda

Salah satu penyakit yang sedang gencar-gencarnya di perbincangkan adalah, penyakit Alzheimer. Apa sih Alzheimer itu? Segelintir orang masih mempertanyakan hal ini.

Alzheimer adalah, kondisi dimana seseorang kehilangan kemampuannya untuk mengingat, menyimpan ingatan, sulit memecahkan masalah, sulit membuat keputusan dan tidak bisa menjalani hidup normal.

Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan protein yang membuat plak atau otak menyusut, sehingga menyebabkan kerja sel syaraf dan jaringan otak juga mengalami kerusakan. Biasanya, penyakit alzheimer menyerang mereka yang telah lanjut usia.

Apa yang membuat penyakit ini gencar-gencarnya di perbincangkan? Karena, faktanya adalah penderita alzheimer juga berpotensi menyerang mereka yang masih di usia muda. Bagaimana ini bisa terjadi? Bukankah pada usia muda otak manusia sedang dalam masa perkembangan yang baik?

Cari jawabannya disini : Penyebab alzheimer di usia muda

Hal penting yang harus kamu lakukan adalah, mengenali gejala sejak awal. Ini sangat membantu lho? Dengan mengenalnya sejak awal kamu bisa meminimalisir gejala yang lebih parah nantinya. Selain itu, pengobatan tahap awal masih terbilang mudah dan memiliki harapan sembuh yang tinggi. Namun inilah yang paling sering diabaikan, gejala awal yang tidak disadari tiba-tiba saja menerkam tubuh dengan kondisi yang sudah parah.

Gejala alzheimer tahap awal yang harus kamu ketahui

  • Amnesia singkat
    Ketika kamu tersandung batu, terus jatuh. Setelah bangun langsung bertanya ”aku siapa” Amnesia singkat disini maksudnya bukan seperti itu ya. Jadi, kamu akan mudah lupa karena hal-hal tertentu dalam waktu dekat saja, setelah mengingat keras ingatan itu bisa kembali, ataupun tidak. Misalnya, pembicaraan teman, perintah ringan, atau bahkan nama seseorang yang seharusnya kamu kenal.
  • Sering mengalami perubahan hati
    Jika satu jam kebelakang kamu sedang tertawa bahagia, tidak ada yang menyangkan jika satu jam kemudian kamu sedang menangis tanpa alasan. Penderita alzheimer akan mengalami suasana hati yang berubah-ubah tanpa alasan yang jelas. Misalnya, tiba-tiba cemas, gugup, panik, marah, kesal. Semuanya mengalir begitu saja.
  • Lupa meletakan barang
    ”Kacamata aku dimana” padahal nongol di atas kepala. Pernah tidak mengalami kejadian yang hampir serupa? Atau misalnya. ”Pacar aku dimana” padahal kamu gak punya pacar. Itu kelewatan banget ya. Satu dua kali boleh lah di toleransi, jika kamu lupa terus-menerus hampir setiap hari, maka berwapada ya. Perbanyak minum air.
  • Sulit berkonsentrasi
    Tahap lanjutan dari pengabaian gajala sebelumnya yaitu, kamu akan kesulitan berkonsentrasi dalam berfikir, ketika mengerjakan sesuatu kamu memerlukan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikannya. Jika tidak bisa atau mengalami kesulitan kamu akan frustasi atau mengalami stres yang berat.
  • Sulit berkomunikasi
    Misalnya, dalam otak sudah tergambar ingin berbicara apa misal ”aku sayang kamu” ketika ingin diucapkan ke orangnya jadi lupa. Kikuk. Selain itu, kamu juga akan sulit mengenali nama-nama orang, kondisi ini membuatmu kesulitan berbaur dengan lingkungan sosial.
  • Delusi
    Merupakan kecurigaan yang berlebih kepada seseorang. Misalnya menuduh orang mengambil barang milikmu dari benda sepele hingga benda berharga. Keyakinan itu muncul begitu saja tanpa bukti yang jelas. Padahal, bisa saja barang tersebut lupa ditaruh dimana. Hal ini membuat mereka yang tinggal dilingukan alzheimer menjadi terganggu.
  • Kehilangan fungsi motorik
    Keadaan yang semakin parah, menunjukan jika si penderita akan kehilangan kemampuannya yang terbilang sepele seperti mengancingkan baju, menalikan sepatu, menggunakan perlengkapan. Terganggunya fungsi motorik membuat penderita gemetar, mati rasa, dan tidak bisa meraba.

Jadi, bukan tidak mungkin jika pada usia muda saja alzheimer bisa menyerang tubuh. Pengabaian gejala sebelumnya yang mengantarkan diri ke tahap yang lebih serius dan kronis. Ada baiknya, jika kamu lebih peka dengan berbagai gejala ringan sebelum penyakit semakin serius. Bagaimana cara pencegahan agar gejala tidak semakin parah? Kunjungi halaman ini :

Brain Care Capsule, Penting untuk Menyehatkan Jaringan Otak

Anda tidak akan merasakan efeknya tanpa mencobanya terlebih dahulu 🙂

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *