Hati-hati tikus bisa menyebabkan penyakit menular!

Tikus termasuk hewan yang paling dimusuhi, mengapa demikian? tikus banyak menciptakan keonaran yang merugikan manusia misalnya saja memakan persediaan makanan, merusak barang, memakan padi dan masih banyak lagi.

Selain itu entahlah, ketika melihatnya hampir semua orang merasa jijik sendiri, apalagi reaksi kaum wanita yang terkadang heboh sendiri melihatnya. Seperti yang kita ketahui tikus lebih dominan tinggal di selokan, sumur yang kotor dan kering, dan tempat kumuh lainnya yang mereka anggap strategis sebagai tempat peradaban. Jadi bukan tanpa alasan jika banyak orang yang geli sendiri melihatnya.

Tikus atau yang sering kita kenal sebagai makanan empuk kucing ternyata tidak hanya menimbulkan onar saja, mahluk kotor ini ternyata bisa menimbulkan bibit penyakit yang berbahaya bagi tubuh. Loh ko bisa? kan kita sudah tahu bagaimana bentuknya, bagaimana kondisi badannya yang kotor, bagaimana tempat yang biasa mereka tinggali, kita tahu itu tapi kita tidak sadar bahwa itu merupakan bibit penyakit yang wajib kita hindari.

Bagaimana bisa tikus menimbulkan penyakit padahal kita sudah jaga jarak?

Jaga jarak saja tidak cukup untuk memastikan bahwa tubuh kita aman tanpa serangan penyakit. Kita ambil salah satu contoh saja, ketika tikus memakan sabun yang biasa anda gunakan, meskipun dia hanya memakan satu gigitan kecil saja yang tidak terlalu mencolok, tikus telah meninggalkan sedikitnya puluhan jenis bakteri dan kuman yang dia transfer langsung dari tubuhnya ke sabun tersebut.

Singkat saja sabun itu digunakan kembali dan tada! virus dan bakteri yang menempel tersebut akan masuk ke dalam tubuh dengan sigap. Jadi, meski tanpa bersentuhan langsung pun anda masih bisa memiliki peluang untuk terinfeksi oleh penyebaran bibit penyakit dari tikus barang atau makanan yang disinggahinya.

Penyakit apa saja yang bisa disebabkan oleh tikus?

Leptospirosis

Seperti yang telah kita ketahui bahwa hewan satu ini termasuk salah satu hewan yang menjijikan entah dari segi tempat tinggal makanan dan pola hidupnya, yang jelas sudah pasti apa-apa yang ada di tubuhnya mengandung bibit penyakit yang berbahaya, begitupun bakteri leptospirosis yang dominan berasal dari kotoran dan kencing tikus.

Lestospirosis termasuk penyakit yang tidak boleh di sepelekan, awal gejala memang terlihat ringan sama halnya seperti flu yakni demam tinggi, sakit kepala menggigil dan nyeri. Jika gejala tersebut masih dihiraukan selanjutnya semakin meningkat dengan gejala berupa muntah, sakit kuning, nyeri perut, diare dan ruam. Gejala ini akan terjadi selama sepekan, jika masih diabaikan maka kemungkinan dapat menyebabkan kerusakan ginjal, hati, meningitis hingga mengancam kematian.

Demam typhoid

Demam ini disebabkan oleh infeksi bakteri di usus halus yang disebabkan oleh bakteri salmonella yang terdapat pada tinja atau kotoran binatang salah satunya tikus. Bakteri ini bisa menginfeksi tubuh manusia melalui makanan yang terlah terkontaminasi. Bukan berarti makanan tersebut dibiarkan disimpan dekat dengan kotoran, bakteri tersebut bisa menyebar melalui udara dalam bentuk debu, kita mungkin tidak sadar jika makanan tersebut telah terkontaminasi. Maka dari itulah penting bagi kita untuk memperhatikan lingkungan juga mencuci makanan sebelum makan.

Pes

Penyakit yang ditularkan oleh tikus selanjutnya adalah penyakit Pes. Kita mungkin jarang mengenalnya, ini merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh yersinja pestia. Jenis bakteri ini paling dominan dimiliki oleh tikus. Gejala yang ditimbulkan biasanya adalah demam tinggi, menggigil, hingga keadaan yang semakin parah yakni menghilangkan nyawa.

Demam akibat gigitan tikus

Jangankan gigitan, kotoran dan kencingnya saja sudah menimbulkan penyakit. Lalu bagaimana efek yang ditimbulkan jika kita terkena gigitan tikus? munculnya gejala deman yang diakibatkan oleh 2 jenis bakteri streptobacillus moniliformis dan spirillum minor yang menyebabkan deman tinggi disertai muntah-muntah, sakit kepala dan nyeri badan pada tubuh tertentu.

 

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *