Jangan berlebihan memakai farpum, ini dampak yang akan ditimbulkan!

Dibanding pria, wanita adalah kaum yang paling apik dalam menjaga penampilan, seperti yang kita ketahui bahwa kaum wanita identik dengan kosmetik, dimulai dari bedak, pelembab, eye liner, maskara, pencil alis, dan kawan-kawannya merupakan kebutuhan wajib yang harus dimiliki. Tujuannya tidak lain adalah untuk mempercantik diri dengan menghias wajah sedemikian rupa.

Fungsi make up dinilai banyak manfaatnya¬† misalnya saja menyamarkan noda seperti jerawat di wajah, memberi efek pipi tirus, memberi efek hidung mancung, memberi efek putih bersih, menghilangkan kerutan, dan hasilnya wajah menjadi super cantik. Maka tidak heran jika wanita yang setadinya maap, kurang cantik berubah menjadi sempurna oleh sihiran make up. Intinya make up berperan penting bagi kaum wanita dalam hal ”manipulasi wajah”

Namun menggunakan make up secara berlebihan dan tanpa aturan pun dinilai tidak baik bagi kesehatan khususnya kulit. Resiko iritasi kulit sangat tinggi jika penggunaan make up di aplikasikan dengan batasan normal.

Bukan tidak boleh, hanya saja lebih menempatkan waktu saja, jika sekiranya aktivitasmu hanya diam dirumah untuk apa berias wajah? kan banyak nih dari kita yang terus-terusan pakai make up tanpa batasan waktu misalnya mau jajan gorengan ke depan rumah make up dulu, nah ini kebiasaan yang harus di hilangkan.Pemakaian make up harus lebih dibatasi, apalagi bagi kaum remaja yang kulitnya masih sensitif.

Selain make-up banyak hal-hal penunjang kecantikan yang harus anda batasi dalam pemakaiannya. Salah satunya yakni dalam pemakaian parfum. Bukan hanya tertuju pada wanita saja, karena lelaki pun sudah sering menggunanya.

Seperti yang kita tahu banyak sekali merk parfum yang bermunculan, dimulai dari parfum anak, remaja, dewasa yang berkisar di harga yang rendah, menengah hingga yang menjulang tinggi. Namun yang saya akan bahas sekarang adalah bagaimana pemakaiannya. Pemakaian parfum yang berlebihan dapat mengancam kesehatan seseorang.

Mengapa pemakaian parfum yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan?

Memakai parfum pada pakaian dapat memberikan efek harum pada pakaian, yang dapat menyembunyikan bau tubuh yang sebenarnya (misalnya karena lupa mandi) nah karena efek wanginya banyak orang yang berlebihan dalam pemakaiannya.

Nah pemakaiannya yang berlebihan inilah yang membuat parfum menjadi tidak sehat Bahkan Salah seorang ahli biologi di North Carolina State University mengungkapkan bahwa parfum bisa menganggu hormon testosteron laki-laki.Yang lebih parahnya, bahan DEP dapat mempengaruhi fungsi paru-paru dan mengurangi jumlah sperma motil.

Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat Phthalates dalam parfum, meski tidak disebutkan jenis parfum apa saja, namun sebagian besar parfum mengandung zat kimia ini. Zat ini dapat mengganggu sistem hormon, menaikkan berat badan juga dapat menyebabkan diabetes.

Orang yang terbiasa memakai parfum setiap harinya dalam jumlah banyak memiliki resiko tersebut lebih tinggi, hal ini dikarenakan mereka memiliki 2,9 kali konsentrasi bahan kimia MEP lebih besar dibanding orang yang memakainya dalam jumlah sedikit atau bahkan tidak sama sekali.

Kerugian pada wanita jika parfum menyerap ke dalam kulit yakni beresiko sindrom ovarium polikistik. yakni gangguan hormonal yang menyebabkan menstruasi tidak lancar, muncul jerawat, pertumbuhan rambut yang tidak teratur hingga sulit untuk hamil. Terlebih bagi ibu yang sedang hamil, hindari penggunaan farpum paparan bahan kimian di dalam parfum sangat beresiko buruk terhadap janin di dalam kandungan.

Bagaimana cara mengatasinya?

Untuk solusi ”cari aman” ya sudah jangan memakai parfum sekalian. Tapi ini rasanya lebih susah, karena kan kebiasaan setiap orang itu berbeda, jadi lebih sulit mengatasinya. Orang yang sudah terbiasa menggunakan parfum juga terkesan ”ada yang hilang” jika tiba-tiba menghentikan penggunaanya.

Untuk itu solusinya adalah gunakan pengharum pakaian, jadi anda tidak harus menyemprotkan parfum ke baju, penggunaan pengharum pakaian ketika dicuci dinilai lebih sehat agar kulit tidak terkena paparan zat kimia parfum secara langsung. Jika pun anda masih merasa kurang dengan pengharum pakaian, gunakanlah parfum sewajarnya, beri jarak pula saat menyemprotkannya, jarak penyemprotan parfum yang terlalu dekat beresiko terkena paparan parfum yang langsung menempel ke kulit.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *