Jangan sepelekan angin duduk, bisa menyebabkan penyakit jantung koroner

Kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah angin duduk, benar? orang-orang paling sering menganggapnya masuk angin biasa, mengapa demikian? jika kita bandingkan kedua gangguan ini memang memiliki gejala yang hampir sama, seperti mual, pusing, muntah dan gejala lainnya.

Hanya saja gejala yang timbul lebih parah lagi dengan munculnya nyeri dada yang serasa ditekan, ulu hati terasa ditusuk, munculnya keringat dingin serta perut kembung,

Tapi perlu kita ketahui bahwa kedua gangguan kesehatan ini memiliki kecenderungan yang berbeda. Angin duduk atau yang dengan istilah kedokterannya angina pictiris terjadi karena terganggunya pasokan darah akibat adanya penyempitan atau pengerasan pada pembuluh darah sehingga penderita mengalami kondisi nyeri pada dada akibat otot-otot jantung kurang mendapat pasokan darah.

Bagaimana gejala yang ditimbulkan?

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, bahwa gejala yang timbul hampir sama dengan gejala masuk angin biasa begitupula dengan penyembuhannya. Banyak orangyang menuturkan bahwa penyembuhannya bisa dengan menggunakan minyak gosok atau dengan cara di kerokin layaknya orang yang terkena masuk angin biasa.Namun ini terjadi pada awal gejala saja, selebihnya setelah gangguan ini terbiasa menyerang tubuh gejala yang akan terjadi selanjutnya semakin parah. Menurut salah satu penderita angin duduk aku mengatakan bahwa saat kambuh.

gejala yang timbul yakni munculnya rasa sakit di bagian dada serasa di tekan atau di remas yang menimbulkan rasa sakit yang luar biasa hingga menjalar ke leher dan lengan, ditambah rasa sesak nafas juga keringat dingin. Gejala yang terjadi pada tiap orang kadang berbeda-beda, banyak juga yang mengeluh gejala sakit bahu serta punggung atau perut kembung pada ulu hati seperti maag.

Apa sih yang menyebabkan angin duduk?

Secara definisi kedokteran, angin duduk disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah. Namun belum diketahui pasti apa yang menyebabkannya, medis hanya menyimpulkan bahwa hal ini bisa saja disebabkan oleh rokok, stress, makan berlebihan dan udara dingin. Kenapa orang sering beranggapan bahwa angin duduk sama dengan masuk angin?

Nah penyebab ketiga ini lah yang paling sering dikaitkan dengan hal tersebut yakni udara dingin, bisa kita sadari orang yang terkena angin duduk biasanya terasa saat terjadi pergantian cuasa atau telah melakukan perjalanan jauh dan melelahkan (karena angin kendaraan saat di perjalanan) bukankah sama saja dengan apa yang menyebabkan masuk angin? Meski terdapat salah satu kesamaan penyebabnya, namun bukan berarti keduanya memiliki persamaan. Angin duduk memiliki potensi yang lebih besar lagi untuk menimbulkan gejala yang semakin parah khususnya pada organ jantung.

Benarkah angin duduk dapat menyebabkan penyakit jantung koroner?

Di dalam dunia kedokteran sendiri, angin duduk dan masuk angin memiliki perbedaan sehingga tidak bisa disamakan. Angin duduk lebih mengarah kepada penyakit jantung atau yang disebut sindroma koroner akut (SKA) Yakni manifestasi klinis dari penyakit jantung (PJK) yang paling sering menyebabkan kematian.

Penyebab angin duduk yakni penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi) yang menyebabkan sebagian jantung tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup sehingga pasokan darah ke jantung menjadi tidak seimbang, kondisi inilah yang menakibatkan kerusakan pada otot jantung yang dapat menyebabkan kematian.

Secara intinya angin duduk dapat menyebabkan penyakit jantung koroner, bahkan serangan jantung yang tidak terduga, itulah mengapa kita tidak boleh menyepelekan suatu penyakit. Ada baiknya ketika gejala ringan mulai terasa oleh tubuh langsung atasi dengan berkonsultasi ke dokter, sebab sekecil apapun gejala yang menginfeksi tubuh jika dibiarkan begitu saja akan berkembang semakin parah lagi.

Bagaimana cara medis menyembuhkannya?

Menurut medis, satu-satunya yang dapat mengatasi angin duduk yakni dengan melonggarkan sumbatan yang terjadi, yakni dengan cara memberikan obat antiplatelet (sel pembeku darah) dan antikoagulan.Selanjutnya cara pengobatan paling murah dan efektif bisa dengan menggunakan aspirin, selain dapat menjadi obat pertolongan pertama yang manjur, aspirin juga dapat melonggarkan kembali pembuluh darah yang tersumbat,

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *