Kecanduan alkohol? ini yang akan terjadi pada otakmu

Rokok dan alhokol merupakan pasangan yang tidak bisa dipisahkan. Yap, selain mantap dikonsumsi dengan kopi, rokok juga sering disandingkan dengan alkohol dan katanya, rasanya membuat tubuh terasa tenang, nyaman, atau yang bahasa gaulnya terasa fly.

Apa sih alkohol itu?

Yakni minuman yang berasal dari permentasi jenis buah-buahan dan biji-bijan dan madu, Sebenarnya, alkohol memiliki manfaat tersendiri dalam kesehatan, salah satunya yakni untuk menjaga kesehatan jantung dan kesehatan gigi. Hanya saja, karena pengkonsumsiannya yang berlebihan efek alkohol menjadi buruk. Banyak sekali kita temui berbagai jenis minuman beralkohol tinggi yang banyak di favoritkan. Beberapa minuman yang telah mendunia misalnya saja wine, jack daniel, grappa, siera, bacardi, absinthe, balkan, golden grain, everclear, vodka dan lainnya.

Tidak tanggung-tanggung harganya pun sangat fantastis. Ini bukan masalah besar, pengkonsumsian alkohol berlabel mahal memang sudah menjadi tradisi yang sulit dihilangkan.Jika begini, bukankah peminum berasal dari kalangan tertentu saja? Ternyata tidak, Indonesia memiliki banyak penjual minuman oplosan dengan harga yang sangat ramah. Jenis minuman inilah yang lebih berbahaya lagi.

Alkohol dapat meningkatkan kadar trigliserida, lemak berbahaya yang ditemukan dalam darah, meningkatkan tekanan darah, selain itu alkohol juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan kendaraan bermotor, kekerasan terhadap orang lain, kekerasan sengaja terhadap diri sendiri, penyebaran penyakit menular seksual, kehamilan yang tidak direncanakan, gangguan janin dan kecanduan.

Sudah tau berbahaya tapi mengapa orang gemar mengkonsumsinya?

Pecandu alkohol biasanya berasal dari mereka yang memiliki masalah berat sehingga mengalihkan semua bebannya dengan minum alkohol. Ini sudah menjadi tradisi sejak zaman dahulu yang sulit dihilangkan. Setelah masalah hilang apa efek alkohol pun akan hilang? Tidak.

Yang ada tubuh malah merespon untuk kembali mengkonsumsinya lagi dan lagi. Banyak sekali faktor pendorong seseorang untuk terus mengkonsumsi alkohol. Selain masalah hidup, faktor pergaulan juga bisa mendorong seseorang untuk mencoba-coba alkohol dan akhirnya menjadi ketergantungan.

Alkohol memiliki efek candu yang membuat si peminum ketergantungan. Lebih lagi, kandungan alkohol yang sangat kuat akan bercampur dengan darah, dan ini tidak akan sulit hilang sekalipun anda telah berhenti mengkonsumsinya. Sudah mengenal banyak fakta tentang alkohol tapi masih belum mendorongnya untuk berhenti? Cobalah sadarkan dengan menunjukan berbagai bukti nyata. Dengan begitu, hati setidaknya akan tersadarkan.

Apa saja efek buruk kesehatan bagi pecandu alkohol?

Seseorang yang telah menjadi pecandu alkohol akan kesulitan untuk melepaskan diri dari minuman tersebut. Akibatnya, berbagai gangguan penyakit datang mengancam silih berganti. Apa saja dampak yang ditimbulkan? Dampak buruk yang akan terjadi yakni gangguan saluran pencernaan mulai dari mulut sampai ke usus besar, organ-organ dalam tubuh khususnya liver, pankreas, otot, tulang dan sistim genetalia baik laki-laki maupun perempuan dan masih banyak lagi. Namun, bagian yang paling terkena respon utama adalah otak. Mengapa demikian?

Mengapa alkohol bisa mempengaruhi otak?

Seperti yang kita sadari, orang yang tengah mabuk biasanya mengalami perubahan fisik, sering ngelantur ngomong kesana-kemari tidak tentu arah, malah terkadang melakukan hal-hal yang tidak lazim. Mengapa ini bisa terjadi? Seluruh aktifitas tubuh dipengaruhi oleh otak.

Dengan kata lain semua efek yang terjadi setelah mabuk disebabkan karena fungsi otak yang terganggu. Mengapa alkohol bisa mempengaruhinya? Alkohol mengandung etanol yang akanĀ  memperlambat kerja otak sehingga membuat seseorang mabuk.Ketika isi lambung masih penuh, etanol akan diserap melalui dinding perut namun ketika perut sudah kosong, etanol akan dengan cepat mengalir melalui aliran darah ke otak.

Di otak, etanol mengikat pada reseptor yang disebut GABA dan NMDA sehingga muncul efek senang, bahagia, tertawa dll. Efek ini yang biasa disukai para pemabuk, padahal, ketika itu memori otak sedang terganggu. Selain itu kandungan etanol juga dapat memicu pelepasan stimulan norepinefrin, adrenalin, dan kortisol yang mengakibatkan fungsi otak menjadi terganggu. Efek awal, pemabuk akan melakukan hal-hal ngelantur atau yang terbilang ceroboh. Efek selanjutnya, bahkan mungkin lebih parah lagi.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *