Mengenal ciri-ciri kanker kulit yang bisa anda amati sendiri

Saat anda mendengar penyakit kanker mungkin yang terlintas di pikiran anda adalah ”kematian”. Penyakit yang dikategorikan kanker memang memiliki resiko kematian yang lebih tinggi dibanding penyakit lainnya. Salah satu penyakit kanker yang sekarang ini ramai di perbincangkan yakni penyakit kanker kulit. Kanker kulit terjadi akibat pertumbuhan abnormal dari DNA yang merusak sel-sel kulit yang terlalu sering terkena paparan sinar matahari. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia dan warna kulit. Dengan kata lain siapapun memiliki resiko yang sama.

”Bukannya jenis penyakit kanker menjalar tanpa bisa dicegah?” kenapa tidak? apa bedanya kanker dengan penyakit lainnya?keduanya sama-sama memiliki gejala awal dan sama-sama memiliki kemungkinan yang lebih parah. Ya setidaknya jika gejala kanker bisa ditemukan lebih awal maka pengobatannya pun tidak terlalu intensif.

Gejala kanker kulit yang paling umum sering dikaitkan dengan munculnya sejenis tahi lalat yang menempel pada bagian tertentu, bisa juga dibagian yang tidak terjangkau misalnya di punggung atau kaki sehingga pada bagian-bagian tertentu sehingga orang akan sulit mengawasinya hingga tanpa disadari benjolan sudah semakin membesar dan merambas ke bagian lain(memperbanyak)

Setiap penyakit pasti ada penyebabnya, tidak mungkin kan penyakit tiba-tiba saja menyerang tanpa suatu alasan yang jelas? Jelas tidak. Semua jenis penyakit pasti memiliki penyebab awal yang memungkinkan gejala semakin memburuk.Gejala awal inilah yang terkadang sering anda hiraukan sehingga gejala semakin memburuk, padahal jika saja anda lebih peka terhadap kondisi tubuh saat awal terkena gejala mungkin saja gejala kanker yang lebih parah bisa diminimalisir.

Bagaimana gejala kanker kulit yang bisa anda deteksi sendiri?

Munculnya tahi lalat yang aneh

Gejala awal kanker kulit ditandai dengan munculnya sejenis gumpalan mirip tahi lalat di bagian tertentu, meski memang adanya tahi lalat merupakan suatu yang umum sehingga mungkin kebanyakan orang menganggapnya demikian, sayangnya dengan pemikiran tersebut banyak orang yang tertipu sehingga akhirnya mereka mengalami gejala yang lebih parah. Apakah tahi lalat biasa dan tahi lalat tanda kanker memiliki perbedaan? Jika anda jeli dan memperhatikannya, akan ketahuan perbedaannya meskipun terbilang hampir sama.

  • Berukuran lebih dari enam milimiter. Ciri tahi lalat tanda melanoma yakni berukuran lebih dari 6mm, seperti yang telah kita ketahui jika normalnya tahi lalat hanya berukuran 2-4mm saja, meskipun memang ada jenis tahi lalat normal yang berukuran besar, namun perhatikan jika ukuran tahi lalat yang anda miliki terlihat aneh segera konsultasikan kepada dokter. Jangan pernah menunda-nunda pengobatan.
  • Berwarna abnormal. ini yang paling bisa anda bedakan yakni warnanya. Normalnya tahi lalat yakni berwarna kecoklatan, jadi awasi warna tahi lalat yang memiliki warna yang mencurigakan seperti hitam, merah, putih atau biru atau memiliki warna kombinasi.
  • Bentuknya. Bentuk tahi lalat yang normal yakni berbentuk simetris dan lebih mulus, sebaliknya tanda tahi lalat melanoma yakni memiliki bentuk yang tidak simetris dan lebih kasar.

Munculnya benjolan sejenis kutil

Selain munculnya tahi lalat penyakit melanoma (kanker kulit) bisa ditandai dengan adanya benjolan atau yang lebih mirip kutil dengan bentuk yang terus tumbuh dan tidak kunjung hilang. Jika benjolan  tidak hilang lebih dari 2minggu maka segera perikasakan ke dokter sebelum keadaan yang lebih parah lagi.

Munculnya tahi lalat atau tanda berupa benjolan pada kulit terkadang masih sering di abaikan karena gejala seperti ini masih terlalu dini dan sering dianggap sebuah tanda yang nantinya akan hilang sendiri, padahal jika anda membiarkannya begitu saja maka seiring berjalannya waktu akan terjadi perubahan lain pada tubuh anda sebagai tanda bahwa melanoma telah menguasai tubuh.

Meski tahi lalat dan benjolan merupakan tanda utama penyakit melanoma namun tidak menutup kemungkinan bahwa gejala yang terjadi bisa saja berbeda, terkadang setiap orang memiliki gejala yang berbeda-beda saat mengalami penyakit tertentu. Berikut gejala selain benjolan yang perlu anda awasi

  • Perubahan pada mata. Mata yang terinfeksi akan lebih menonjol dan terjadi perubahan warna pada iris mata berbentuk bintik hitam, setelah itu penglihatan akan menjadi kabur. Selanjutnya mata akan menjadi bengkak, merah dan menimbulkan rasa sakit. Yang akhirnya anda akan kehilangan penglihatan pada satu mata
  • Perubahan bentuk kuku. Ukuran kuku menjadi bertambah luas dan menimbulkan warna yang tidak beraturan selanjutnya berkembang menjadi menjadi benjolan sehingga seluruh ujung jari terlihat membesar
  • Kelainan pada telinga. Awalnya telinga akan menimbulkan sakit yang tidak sembuh selama kurun waktu 1 bulan, lalu muncul sebuah benjolan merah di pinggir telinga yang mudah berdarah, keluar bau busuk dan telinga terasa penuh yang akhirnya terjadi gangguan pendengaran.
  • Perubahan pada kaki. Kaki memang mudah sekali menjadi tempat pertemuan berbagai jenis virus dan bakteri sehingga bagian kulit kaki sering terinfeksi. Tanda utamanya yakni muncul benjolan bersisik berwarna putih yang lama-kelamaan semakin parah dan berubah menjadi coklat kehitaman, terjadi pendarahan yang selanjutnya akan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Baca juga : Penyebab utama kanker kulit, paparan sinar matahari  pada jam tertentu

Bagaimana cara medis mengatasinya?

Saat ketahuan memiliki benjolan tersebut dokter akan mengidentifikasi apa jenis benjolan tersebut, jika memang benjolan tersebut berupa kanker maka mau tidak mau penderita harus melakukan jalan operasi demi keselamatan.  Seperti yang sering kita dengar bahwa jenis penyakit kanker dapat memungkinkan tubuh kembali, hal ini tidak berlaku jika benjolan yang anda miliki tidak termasuk tipe benjolan yang ganas.

Namun tetap dokter akan menyarankan untuk memeriksakannya dengan rutin.Pentingnya mengenali gejala awal suatu penyakit bukan hanya bertujuan untuk mengenali jenisnya saja, tetapi agar kita bisa melakukan pengobatan dengan mudah.

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa penyebab utama kanker melanoma yakni paparan sinar matahari. Mengapa sinar matahri dapat mengakibatkan kanker melanoma? bukannya sinar matahari itu baik bagi kesehatan? Simak penjelasannya

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *