Obesitas beresiko penuaan otak 10 tahun lebih cepat, benarkah?

Taraf kecantikan dan kegantengan seseorang tidak melulu dilihat dari kemolekan wajah saja, kita pun harus memperhatikan kualitas kesehatan, kulit yang bersih, dan badan yang ideal. Singgung soal badan, menurut pendapat banyak orang badan gemuk menimbulkan efek tua terhadap wajah, bagaimana menurutmu?

Saya tidak akan membenarkan ataupun menyalahkan pendapat ini. Yang jelas tubuh gemuk memang tidak sehat dan sangat dianjurkan untuk melakukan diet bagi mereka yang memilikinya. Mengapa demikian? bukan hanya karena statement tersebut, melainkan tubuh gemuk memang rentan terkena penyakit sehingga harus segera diatasi. Adapun pernyataan bahwa ”orang gemuk terlihat lebih tua” itu tergantung kepada pembawaan mereka saja.

Benarkah badan gemuk beresiko penuaan otak 10 tahun lebih cepat?

Banyak orang yang berpendapat tubuh gemuk merupakan tanda sehat, tanda orang itu kebal terhadap penyakit, padahal nyatanya tidak demikian.

Justru orang yang berbadan gemuk apalagi obesitas sangat rentan terkena penyakit, mudah lelah, memiliki keterbatasan dalam beraktivitas karena bobot tubuh yang berlebih, dan masih banyak lagi hal negatif lainnya. Jika memang benar orang gemuk itu tanda sehat, mengapa banyak orang obesitas yang meninggal begitu saja?

Mengapa pula banyak penyakit mematikan yang rentan menyerang orang gemuk? misalnya saja jantung, diabetes, lemahnya sistem metabolisme, dan yang paling mencengangkan yakni penuaan otak 10 tahun lebih cepat. Pernyataan ini dinyatakan langsung oleh sebuah penelitian di jurnal Neurobiology Of Aging. Mereka melakukan analisis terhadap 527 orang dewasa dan hasilnya menunjukan bahwa orang-orang obesitas memiliki volume white matter yang lebih kecil (white matter merupakan jaringan yang mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia)

Namun hal ini tidak berlaku bagi mereka yang berbadan gemuk atau obesitas. Mereka cenderung mengalami penurunan fungsi otak lebih cepat dari batas usia normalnya.Mengapa bisa terjadi demikian? secara medis hal ini masih belum diketahui secara pasti. Namun bisa jadi hal ini disebabkan oleh faktor peradangan produksi protein yang disebut sitokinin, yang akan merusak sel-sel otak jika jumlahnya berlebihan.

Apa yang harus dilakukan untuk mencegah hal ini terjadi?

Setelah membaca berbagai pernyataan diatas mungkin anda sudah tau apa yang seharusnya dilakukan. Jalan terakhir yang harus dilakukan tidak lain yakni dengan menurunkan kadar lemak yang berlebihan di tubuh anda alias diet. Gendut disini maksudnya berat badan yang melebihi kadar normal, jadi jika berat badan yang kamu miliki masih terbilang ideal (sesuai dengan tinggi badan) maka tidak alasan bagi kamu untuk menurunkannya, jangan malah menjalankan program diet yang ujung-ujungnya malah menimbulkan penyakit.

Diet yang dilakukan juga harus sesuai cara diet sehat yang dianjurkan dokter, jangan diet asal-asalan dengan gaya kamu sendiri, jangan selalu memikirkan sesuatu yang instan tetapi ujung-ujungnya akan menyakiti diri sendiri, lebih baik menjalani proses terlebih dahulu tetapi tahu bahwa akhirnya akan menerima hasil yang memuaskan.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *