Penyebab mata juling, hindari kebiasaan buruk ini

Saat melihat suatu objek bagaimana pergerakan mata anda? apakah kedua bola mata bergerak bersamaan? Jika tidak tidak berarti anda mengalami kelainan pada mata anda. Seperti yang telah kita ketahui banyak sekali kelainan-kelainan yang menyerang mata salah satunya yakni mata juling.

Pernah mendengar istilah mata juling? yaitu kelainan dimana mata mengalami penyimpangan yang tidak normal dari letak satu mata dengan mata yang lainnya. Jika anda masih belum mengetahuinya, sekarang ini marak sekali gaya selfie yang sengaja melakukan pose dengan mata yang di julingkan (posisi mata menjadi tidak sejajar)

Hanya bedanya ini bersifat sementara sehingga setelah berfoto keadaan normal kembali. Lain lagi dengan orang yang sudah terdeteksi mengidap mata juling, mereka tidak bisa melakukan pergerakan mata kembali normal dengan cepat layaknya orang biasa. Keadaan mata mereka berlanjut terus bahkan ada kemungkinan semakin parah nantinya.

Apa sih penyebab mata juling?

Mata juling biasanya disebabkan oleh faktor gen atau bawaan sejak dilahirkan, ini akan terlihat pada anak berusia 6 bulan sampai usia 2,5 tahun. Lalu bagaimana dengan mereka yang memiiliki mata juling diatas umur balita?

Perlu kita ketahui bahwa mata juling tidak selalu terlihat pada saat itu juga, ada juga yang tersembunyi dan akan terlihat ketika sakit atau kelelahan. Mata juling juga bisa disebabkan oleh tarikan tidak sama pada satu atau beberapa otot yang berfungsi menggerakan mata.

Tidak memiliki keturunan keluarga dengan riwayat mata juling bukan berarti anda tidak melakukan antisipasi dan tidak memperhatikan kesehatan mata, justru itulah yang nantinya akan menyebabkan gangguan pada mata anda sebab Selain keturunan mata juling pun bisa disebabkan oleh banyak faktor.

Baca juga : Kenali ciri-ciri mata yang akan katarak, Ternyata kita sering mengalaminya

Mata juling tidak selalu disebabkan oleh keturunan

Mata juling memang lebih sering disebabkan oleh faktor gen (keturunan sebelumnya) namun tidak menutup kemungkinan penyebabnya bisa saja oleh faktor-faktor lain yang tidak kita sadari.

Terlalu banyak membaca dengan posisi yang tidak benar. Misalnya membaca sambil tiduran dengan waktu yang lama, hal ini akan membuat mata kelelahan dan pandangan mata terhadap bacaan akan mulai buyar, hal ini akan terlihat setelah beberapa kali anda melakukannya.

Untuk itu baca buku dengan posisi duduk, jangan diteruskan bila lelah, baca setengah jam lalu berhenti lalu lanjutkan lagi setelah beristiraht, mata juga perlu istirahat.

Stress. Stress merupakan inti dari permasalahan penyakit dimana stress dapat menimbulkan hal-hal negatif yang menyebabkan timbulnya sumber penyakit. Begitu pula dengan penyakit kelainan mata satu ini, stress bisa menjadi bumbu pemicu mata juling ataupun gangguan mata lainnya. Karena kenapa? Saat anda mengalami stress pola hidup menjadi buruk yang akan berpengaruh terhadap kinerja organ khususnya otak yang nantinya akan mempengaruhi saraf menuju mata.

Meski hal ini tidak diyakini pasti namun tidak ada salahnya jika kita setidaknya melakukan mencegahan untuk meminimalisir kemungkinan buruk yang mungkin terjadi. Selain kedua komponen ini masih banyak hal-hal yang bisa menyebabkan kelainan mata juling. Berikut penyebab umum yang sering terjadi :

  • Ukuran kacamata yang abnormal (hiperopia tinggi atau miopi tinggi)
  • Merokok saat mengandung
  • Infeksi virus dan bakteri. Bisa ditularkan oleh bakteri atau pola hidup yang jorok
  • Cedera yang dialami pada saat kelahiran
  • Pernah tertusuk benda tajam yang menyebabkan trauma
  • Ketidaknormalan saraf yang membentuk otot mata atau ketidaknormalan otot mata atau jaringan sekelilingnya dalam soket mata.
  • Komplikasi dari penyakit mata sebelumnya seperti rabun jauh, katarak, panas tinggi

Bagaimana cara membedakan mata normal dan mata juling?

Pada mata normal mata akan bekerja sama dengan mengarah ke suatu objek yang sama dengan penglihatan yang sejajar, sedangkan seseorang yang mengidap mata juling belih sulit memfokuskan mata terhadap suatu objek sehingga gambar yang dihasilkan menjadi tidak fokus.

Bisa anda buktikan ketika sedang menonton televisi, apakah mata anda benar-benar fokus menangkap gambar atau sesekali terasa buyar? hal ini memang belum pasti dikatakan mata juling untuk itu perhatikan gejala-gejala lain yang membuat mata anda tidak nyaman seperti penglihatan menjadi kabur, pusing, mudah lelah dan berbagai gejala lainnya

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *