Rontok rambut berlebihan, Benarkah tanda penyakit berbahaya?

Apakah anda sering mengalami kerontokan rambut? sebenarnya kerontokan rambut banyak sekali penyebanya, misalnya tidak cocok shampo, keramas menggunakan air hangat, menyisir terlalu keras, perawatan salon yang tidak benar dan masih banyak lagi.

Karena merasa biasa saja dengan kerontokan rambut kita mungkin saja mengabaikan penyebabnya dan menganggapnya gejala rontok biasa. Padahal, seperti yang saya bilang sebelumnya, bisa jadi itu merupakan tanda penyakit berbahaya yang harus diwaspadai.

Namun sebelum menyimpulkan lebih diteliti dulu gejalanya, jika kerontokan rambut hanya berbatas beberapa lembar saja dan tidak terjadi dalam kurun waktu yang lama maka anda tidak perlu khawatir lagi menanganinya. Kerontokan rambut bisa disebabkan dari banyak hal, untuk itu penting bagi kita untuk lebih peka terhadap gejala yang terjadi, jika kerontokan rambut yang anda alami terkesan berlebihan maka segera konsultasikan hal ini kepada dokter. Adapun ahli medis telah merangkum beberapa faktor yang menjadi penyebab rontoknya rambut seseorang.

Apa saja penyebab rambut rontok menurut dokter?

Semua orang ingin memiliki rambut yang lebat dan indah, tidak sedikit dari mereka yang memiliki keluhan rontok rambut hingga terus berjuang keras untuk mendapatkan perawatan rambut yang baik. Sebenarnya, kerontokan rambut dari 50 hingga 100 helai masih dianggap batas wajar karena rambut masih dalam masa pertumbuhan dan akan digantikan oleh rambut baru.

Tetapi tidak menutup kemungkinan jika pertumbuhan rambut baru menjadi terhenti akibat adanya gangguan tertentu, akibatnya kepala bisa kehilangan rambut secara permanen. Kerontokan rambut yang berlebihan disebut juga dengan istilah telogen effluvium, yakni kebotakan menyeluruh di area kepala. Hal ini biasanya disebabkan oleh banyak faktor seperti:

  • Stres emosional. Misalnya kehilangan pekerjaan, perceraian, terkena munsibah, dll
  • Stress fisik. Ketika setelah melahirkan
  • Perubahan hormon, misalnya pada wanita hamil
  • Diet ketat
  • Memiliki riwayat penyakit tertentu
  • Efek dari obat-obatan jangka panjang
  • Demam tinggi
  • Flu
  • Anemia parah
  • Berat badan yang turun
  • Efek dari pengobatan misalnya kemoterapi
  • Kurangnya asupan gizi yang baik

Rontok rambut akibat suatu penyakit berbahaya

Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, faktor penyebab rambut rontok sangat beragam termasuk tanda suatu penyakit tertentu. Karena itulah amati gejala kerontokan yang anda alami, jika anda mengalami gejala kerontokan yang tidak biasa maka kemungkinan ini menjadi tanda bahwa anak mengidap penyakit yang tergolong berbahaya.

Seperti apa cara membedakannya? untuk gejala penyakit jenis berat biasanya kerontokan akan dibarengi dengan gejala lain seperti pusing yang berlebih, badan panas, dan berbagai gejala lainnya. Penyakit apa saja yang mengalami gejala kerontokan rambut?

  • Alopecia Areata. Yakni penyakit yang terjadi akibat adanya peradangan yang bersifat kronis yang mengenai folikel rambut, gejalanya biasnya akan ditandai dengan kemunculan yang terjadi secara mendadak seperti bintik-bintik pitak di daerah kepala.
  • Aandrogenetic Alopecia. Gangguan penyakit ini biasanya lebih menyerang wanita, penyebabnya yakni adanya faktor genetik dari keluarga. Hal ini serupa dengan pasiean penderita tiroid, dibetes, vertigo, dan down syndrome.
  • Hipotiroidisme. Yakni penyakit yang menyerang pada bagian tiroid, gejalanya yakni adanya produksi tiroid yang lebih rendah dari normalnya. Gangguan ini biasanya banyak dialami oleh wanita.
  • Anagen Effluvium. Adanya efek samping dari perawatan medis seperti penyakit kanker. Yakni pada saat mereka harus melakukan kemoteraphy. Sinar radiasi pada saat kemo tidak hanyya mematikan sel kanker saja tetapi membunuh jaringan yang ada di sekitarnya termasuk sel folikel rambut.
  • Trichotillomania. Kerontokan yang disebabkan oleh gangguan kompulsif khususnya pada bagian kepala, bahkan alis dan bulu mata juga akan mengalami kasus yangs serupa. Jika dibiarkan akan menyebabkan kerontokan yang parah.
  • Lupus. Penyakit yang ditandai dengan menuanya kulit seseorang, meskipun usianya masih anak-anak. Penyebabnya yakni pola makan yang tidak sehat, misalnya terlalu banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung Natrium Siklamat terlalu tinggi.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *