Serangan penyakit DBD, penyebab dan cara mengatasi

Saat musim kemarau tiba indonesia terasa hangat dengan paparan sinar matahari, selain itu jalan tidak licin, jemuran pakaian menjadi kering, nyaman beraktivitas, cuaca yang cukup nyaman untuk berpergian dan masih banyak lagi. Nah setelah musim kemarau pergi cuaca kedua yang kita miliki yaitu musim hujan. Musim hujan memiliki manfaat yang sama yaitu air melipah yang kita miliki, air merupakan sumber kehidupan yang wajib kita miliki.

Dengan air kita bisa memenuhi aktivitas kehidupan dengan baik seperti minum, mandi, mencuci pakaian sepatu kendaraan dan keuntungan lainnya. Tetapi kelebihan ini tidak dapat dimanfaatkan indonesia dengan baik. Pada faktanya saat musim hujan datang indonesia memiliki banyak peluang untuk diserang penyakit. Angan-angan yang sempat saya tuturkan sebelumnya tergenggut dengan adanya wabah penyakit yang meningkat, salah satunya penyakit mematikan DBD.

DBD merupakan penyakit yang ditimbulkan dari gigitan nyamuk aedes aegypti yang mengandung virus dengue. Saat kita tergigit oleh nyamuk biasa kita tidak akan mengalami efek yang serius hanya saja akan menimbulkan bekas bentol yang lama-lama akan menghilang.

Berbeda dari nyamuk lainnya, aedes aegypti tidak hanya menimbulkan bentol biasa seperi nyamuk biasanya. Gigitan nyamuk aedes aegypti mampu menyerang seluruh organ luar dan dalam yang menyebabkan penderita mengalami kondisi yang sangat parah.

Mengapa hujan dapat mempengaruhi datangnya nyamuk aedes aegypti?

Jawabannya ”kebiasaan buruk yang anda lakukan pada musim kemarau”. Saat musim kemarau sebelumnya, anda mungkin gemar membuang sampah di selokan, membiarkan pakaian kotor begelantungan di sana-sini, dan tidak memperhatikan kebersihan halaman rumah. Kebiasaan malas seperti ini mungkin tidak akan menimbulkan efek buruk saat itu juga, namun saat musim hujan datang anda patut menyesali kebiasaan buruk itu. Mengapa demikian? berikut penjelasannya

Saat musim hujan tiba, sampah-sampah yang anda buang ke selokan akan bercampur dengan paparan air hujan, air hujan yang ada di selokan akan terkontaminasi dengan bakteri yang terkandung di dalam sampah sehingga menciptakan bakteri-bakteri lain yang siap tumbuh dan berkembang. Salah satunya benih nyamuk aedes aegipty yang siap berkembangbiak.

Bahaya apa yang ditimbulkan dari gigitan nyamuk aedes aegipty?

Semakin banyak tempat yang ideal untuk perkembangan nyamuk aedes di sekitar rumah anda, semakin banyak pula nyamuk yang tumbuh dan berterbangan. Dengan begini anda dan keluarga memiliki ancaman yang besar untuk terkena serangan penyakit nyamuk aedes yang ramai disebur dengan istilah ”penyakit demam berdarah”.Dari nama nya saja sudah terbaca dampak yang akan timbul setelah anda tergigit nyamuk aedes aegipty.

Setelah beberapa saat tergigit mungkin anda akan mengalami gejala digigit nyamuk biasa sepertiĀ  gatal-gatal, namun setelah beberapa saat anda akan mengalami demam, muntah-muntah, suhu badan meningkat, dan gejala lain yang mungkin lebih parah seperti kejang-kejang. Seseorang yang terkena penyakit ini harus melakukan perawatan yang lebih intensif di rumah sakit.

Bagaimana cara mengantisipasi agar terhindar dari penyakit DBD?

  • Biasakan untuk membuang sampah ke TPU
  • Bersihkan bak mandi minimal seminggu sekali untuk mencegah tumbuhnya jentik nyamuk aedes
  • Nyamuk aedes menyukai tempat berlogak yang tergenang air, untuk itu bersihkan air dari tempat-tempat yang memungkinkan, seperti bentuk dahan pohon yang bisa menampung air.
  • Jangan biasakan menumpukan baju kotor di suatu tempat apalagi di kamar
  • Selain menjaga kebersihan di dalam rumah bersihkan pula halaman rumah
  • Jangan buang sampah ke selokan, jika ada sampah tergenang di selokan segera bersihkan
  • Rutin mandi minimal 2kali sehari untuk menjaga kesegaran tubuh
  • Memakai pakaian yang tertutup saat tidur
  • Mengkonsumsi makanan yang bergizi agar memiliki kekebalan tubuh yang kuat

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *