Tag Archives: perut kembung

Penyebab perut kembung pada bayi yang harus dihindari

Selama yang kita tahu, gejala perut kembung hanya dialami mereka yang memiliki riwayat penyakit maag. Padahal, perut kembung bisa menyerang siapa saja dengan berbagai faktor.Orang-orang di zaman sekarang memang gemar sekali melakukan pola hidup yang tidak sehat sehingga gangguan umum ini bisa menyerang dengan mudah. Apa gejala seperti ini bukan suatu hal yang besar? Gejala perut kembung sering dianggap sepele dan di abaikan begitu saja.

Ketika diabaikan, gejalanya semakin parah dan sulit terobati. Yang harus kita ketahui, pengabaian penyakit merupakan faktor terbesar yang mengakibatkan gejala semakin parah. Apalagi, jika gejala menyerang bayi, ini akan menjadi beban yang lebih berat lagi. Mengapa? Ketika sakit, kita dengan mudah memberi sinyal bahwa tubuh sedang mengalami gangguan. Memberitahu ibu bahwa tubuh sedang sakit. Dengan begitu gejala lebih mudah diatasi dan dipahami sejak awal.

Bayi hanya mampu memberi sinyal dengan tangisan. Apa yang disimpulkan ketika bayi menangis? Popok sudah penuh, ingin makan, atau dot nya lepas dari mulut. Lalu ketika sakit? Bayi menangis pula. Nah, untuk memahami dan membedakan kondisi yang sedang dialami bayi, ini yang membuat si ibu baru kebingungan. Untuk membedakannya, bayi tidak kunjung berhenti menangis, setelah segala macam cara dilakukan coba lihat keadaan tubuhnya, apakah panas, periksa juga kondisi perutnya. Jika perut bayi melebihi ukuran normal dan keras maka segera atasi sebelum gejala semakin parah.

Dibanding orang dewasa, ternyata bayi lebih rentan mengalami perut kembung

Mengapa bayi tidak boleh makan selain ASI? mengapa makanan bayi sangat dijaga? mengapa perawatan bayi begitu ribet? Itu karena kondisi tubuh bayi masih sensitif. Perkembangan makanan yang bertahap menandakan bahwa sistem pencernaan bayi masih belum sepenuhnya berfungsi dengan sempurna.

Pada masa sensitif ini makanan bayi harus selalu dijaga dengan baik. Bukan hanya makanannya saja, beberapa kebiasaan yang dilakukan ibu membuat si bayi mengalami gangguan, salah satunya perut kembung.

Memahami kondisi bayi sangat penting sekali mengingat bayi itu sulit memberi komunikasi yang jelas (belum bisa berbicara) Nah ketika bayi mengalami gejala perut kembung, maka segera lakukan pertolongan pertama agar gejala tidak semakin parah. Bukan hanya memperhatikan pengobatan saja, penyebab gejala pun harus dipelajari dengan baik untuk meminimalisir gejala yang akan datang.

Lihat juga cara cepat mengobati perut kembung pada bayi

Penyebab perut kembung pada bayi

Bayi yang mulai mengkonsumsi makanan biasanya lebih rentan mengalami perut kembung. Masalahnya sudah jelas, makanan yang dikonsumsi tidak cocok untuk perut si bayi. Makanan apa yang harus dihindari?

  • Kubis
  • kulit padi
  • Kembang kol
  • Bruseel sprouts
  • Aprikot
  • Oatmeal
  • Persik
  • Prun
  • Plum
  • Pir
  • Jeruk dan berbagai jenisnya

Makanan diatas sebenarnya menyehatkan dan mengandung gizi yang baik. Tetapi ketika bayi mengalami gejala lebih baik untuk dihindari (tidak dikonsumsi sementara waktu) Sampai keadaan tubuh mulai normal kembali. Pemberiannya pun harus ber skala. Jadi tidak seenaknya memberikan makanan. Tetapi sedikit-sedikit. Selain makanan, perut kembung juga bisa diakibatkan oleh hal yang tidak disadari.

  • Bayi kurang dari 6 bulan diberi minum. Sebelum memasuki usia lebih dari 6 bulan bayi tidak diperbolehkan minum karena akan membuat bayi sulit mengeluarkan gas dalam perutnya.
  • Posisi menyusui yang salah. Misalnya mulut tidak sepenuhnya mencakup areola mammae, kepala kurang ditinggikan, posisi dot yang tidak tepat, lubang dot yang sudah membesar dan masih banyak lagi.
  • Gizi ibu yang buruk. Asi yang dikonsumsi bayi dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi ibu, jika ibu mengkonsumsi makanan yang tidak sehat atau menyebabkan gangguan kesehatan, maka imbasnya kepada bayi.

 

09 Feb 2017

Cara cepat mengobati perut kembung pada bayi

Bagi anda yang mungkin baru memiliki bayi untuk pertama kalinya, ini akan menjadi tantangan bagi anda untuk memulai semua hal baru. Dari mulai menyusui, memandikan, menggantikan popok, menidurkannya, ini akan menjadi pengalaman seru yang anda lakukan pertama kali. Begitupun saat anak rewel, ini juga akan menjadi situasi yang seru apalagi jika rewelnya anak tidak kunjung berhenti.

Jika begini, bukan malah seru, ada kemungkinan anda menjadi jengkel dan muak dengan tingkahnya. Tapi yang harus anda pahami adalah, ketika anak rewel tidak semua alasannya karena dia manja, atau pipis di celana. Bisa jadi, dia sedang terserang penyakit yang tidak anda sadari. Sebagai ibu yang peka dan romantis, alangkah baiknya ketahui juga saat-saat menyedihkan seperti ini. Banyak lho yang tidak tahu keadaan yang dialami bayinya hingga bayi jadi semakin parah.

Biasanya kondisi bayi yang umum terjadi adalah, panas, batuk, perut kembung dan beberapa gejala umum lainnya. Namun, kondisi yang paling sering terjadi adalah, perut kembung. Karena kenapa? Perut kembung disebabkan oleh gas yang berlebihan di dalam saluran pencernaan, kita yang sudah dewasa saja sering mengalaminya bukan? Nah, ternyata gangguan perut kembung lebih rentan lagi menyerang bayi, karena sistem pencernaannya masih rentan.

Bagaimana cara mengatasi perut kembung pada bayi?

Berbeda dengan cara pengobatan perut kembung orang dewasa, mengobati bayi memang memiliki tingkat yang lebih tinggi. Lho kenapa? salah pengobatan pada bayi bisa berakibat fatal.

Misalnya, dengan cara di urut, ketika salah saja mengurut bagian yang sensitif maka efeknya sangat fatal sekali. Ini karena organ bayi masih belum sekuat orang dewasa, masih rentan dan sensitif sekali.

Ketika di hadapkan pada situasi yang darurat anda sebagai orang tua baru mungkin merasa panik, bingung, dan galau berat.

Apa yang harus dilakukan saat itu juga, pertolongan apa yang harus anda lakukan demi meringankan gejala? Nah dari sinilah muncul permasalahannya. Ketika bingung, orangtua baru, atau tidak orang tua lama pun sering melakukan cara pengobatan yang salah. Misal dengan memberi anak obat-obatan apotik. Atau memberi anak ramuan yang tidak jelas asal usulnya. Nah, untuk meminimalisir kesalahan ini, ada baiknya lakukan pengobatan alami yang saya rekomendasikan berikut.

Baca juga:Sembuhkan perut kembung dengan jus alpukat

Cara pengobatan alami untuk menyembuhkan perut kembung pada bayi

Hindari makanan dan minuman yang beresiko. Hindari makanan seperti kubis, kentang, jagung, asparagus, kembang kol, kacang-kacangan, dan brokoli. Kurangi atau hindari pengkonsumsian makanan ini sementara waktu. Bagi anda yang menyusui asi juga hindari makanan ini karena nutrisi yang masuk ke tubuh bayi tergantung dari makanan yang anda konsumsi. Tetapi jangan dihilangkan juga, jika si bayi sudah baikan maka boleh di konsumsi lagi.

Mengosok perut bayi. Ini merupakan pertolongan utama yang harus anda lakukan. Gosok dan pijat lembut perut bayi menggunakan minyak telon atau minyak kayuputih. Boleh gunakan bawang merah? Boleh. Tetapi jangan berlebihan karena bisa membakar kulit bayi.

Perhatikan posisi menyusui. Posisi menyusui menjadi salah satu penyebab yang sering terjadi. Usahakan agar kepala bayi lebih tinggi saat diberi dot atau disusui. Hal ini bertujuan untuk melancarkan aliran air tepat ke bawah perut.

Perhatikan jenis susu formula. Mungkin saja ada ketidak cocokan si bayi dengan susu formula yang anda baru beli, bisa diganti dengan merk yang lebih cocok. Atau usahakan untuk memberinya ASI.

Sebelum masuk ke proses pengobatan, ada baiknya ketahui dulu beberapa penyebab perut kembung pada bayi. Hal ini ditujukan untuk mencocokan pengobatan dengan penyebab yang dialami bayi. Selain itu, anda bisa meminimalisir kesalahan di kemudian hari.

Baca infonya disini : Penyebab perut kembung pada bayi yang harus dihindari

08 Feb 2017

Sembuhkan perut kembung dengan jus alpukat

Perut kembung dengan ukuran yang hampir menyerupai wanita hamil, disertai sendawa yang tidak ada hentinya bahkan nyeri perut hingga ulu hati. Pernah merasakan hal ini?Kondisi seperti ini rasanya sudah lekat sekali dengan kita. Gejala perut kembung memang menjadi persoalan yang biasa dialami karena banyak sekali faktornya.

Salah satu faktor penyebab perut kembung yang sering terjadi adalah, masuk angin. Selepas berpergian jauh apalagi dengan mengendarakan motor tanpa mengenakan jaket, biasanya selalu ada gejala yang menempel di tubuh. Setelah pulang ke rumah, tradisi kerokan biasanya tidak pernah terlewat.

Banyak yang menyangka jika kerokan itu berbahaya bahkan mematikan. Benar atau tidak? Kerokan yang baik harus dilakukan dengan cara yang benar, seperti pola kerokannya, jangan acak-acakan. Menurut Dr.koosnadi Saputra, Sp.R. Kerokan diibatkan seperti pemanasan menggunakan moxa yang sering dipakai saat jarum akupuntur ditusukkan pada tubuh, efeknya sama untuk mengobati masuk angin.

Tapi anehnya setelah kerokan perut masih saja kembung bahkan gejala semakin bertambah dengan adanya mual dan muntah, kenapa ini? kembali lagi kepada penyebab perut kembung yang sedang kamu alami. Seperti yang tadi saya bilang, perut kembung bisa disebabkan oleh banyak hal. Lalu, apa penyebab perut kembung dengan tingkatan yang lebih parah ini? jawabannya adalah ”maag”

Bagi kamu yang memiliki riwayat penyakit maag, siap-siap saja mengalami gejala ini jika masih bandel melanggar peraturan. Seperti yang kita tahu, penderita maag memang memiliki banyak larangan, salah satunya makanan. Ketika penderita melanggarnya, maka efek yang buruk pun bermunculan seperti halnya efek perut kembung tadi.

Makanan penyebab perut kembung, bagi penderita maag

  • Makanan dan minuman penyebab perut kembung
  • Kopi
  • Minuman bersoda
  • Makanan asam
  • Makanan pedas
  • Makanan mengandung gas. Misalnya nangka, ubi, jengkol, petai, buah langsat dll.
  • Minuman beralkohol
  • Makanan berlemak
  • Coklat

Membedakan gejala perut kembung ”maag” dan ”masuk angin”

Terkadang, kita sulit membedakan mana gejala perut kembung masuk angin dan perut kembung yang dialami penderita maag. Gejala yang terjadi memang hampir mirip dan sulit dibedakan.

Naiknya asam lambung atau dispepsia memiliki gejala yang hampir sama dengan masuk angin seperti perut terasa penuh, sendawa terus, nyeri perut dan mual, nyeri bahkan menjalar hingga ke ulu hati.

Penderita maag akan merasakan sensasi terbakar dan nyeri yang lebih parah lagi, disertai mual muntah dan leher terasa asam dan pahit. Pada pasien dengan masuk angin, mereka juga mengeluhkan badan terasa lemas, nafsu makan yang lebih berkurang, terasa lelah, sering kentut, dan perut terasa kembung. Perbedaannya terletak pada tingkat keparahan yang dialami.

Selain itu perut kembung akibat masuk angin biasanya mudah diobati, dengan minyak angin dan perbanyak air hangat juga biasanya sudah membaik. Berbeda dengan penderita maag, kembung yang dirasa biasanya akan bertahan lebih lama dan lebih membaik jika sudah mengkonsumsi obat khusus. karenanya penderita maag harus selalu memiliki persediaan obat pribadi.

Terlalu bergantung pada obat-obatan membuat penderita lelah juga, bahkan meskipun bertahan lama ini tidak ada mendingnya. Obat-obatan kimia hanya akan membuat penderita ketergantungan. Hal ini akan berefek buruk jika dibiasakan. Jika perut kembung masuk angin bisa reda dengan wedang jahe. Kenapa penderita maag tidak bisa mendapatkan pengobatan yang serupa? Jus alpukat bisa menjadi andalan ketika perut kembung.

Baca juga : Cara menggunakan Gastric untuk mengobati lambung perih

Cara mengobati perut kembung ”maag” dengan jus alpukat

Kandungan gizi di dalam buah alpukat seperti kalori, lemak dan minyak yang tinggi di dalamnya tidak hanya menjadi sumber energi yang melimpah, tetapi dapat mengurangi kolesterol dan otot-otot sendi juga. Buah hijau satu ini juga kaya akan vitamin, A, C, B kompleks, E, dan D. Ketika perut kembung, jangankan ingin makan, perut yang penuh justru membuat mulutmu tahan godaan nasi dan bentuk makanan apapun.

Nah, ketika gejala ini melanda tubuh, kamu bisa minum jus alpukat sebagai solusi yang tepat. Selain menggantikan asupan makanan, jus alpukat juga bisa meredakan perut kembung lho? Jangan beli atau buat jus alpukat yang ditambah banyak gula dan susu. Jus alpukat yang baik tidak dicampur apapun selain air. kan untuk obat bukan untu melepaskan dahaga.

Takaran pengobatan : minum jus alpukat 1 gelas sehari jika gejala tidak terlalu parah, atau minum 2 kali sehari pagi dan sore untuk gejala yang parah (penderita maag kronis).

06 Feb 2017

Tanda tubuh kekurangan serat yang bisa anda amati

Serat adalah salah satu zat yang diperlukan oleh tubuh yang paling berperan dalam proses pencernaan. Salah satu fungsinya yaitu membantu penyerapan glukosa sehingga gula yang masuk ke sel-sel darah akan melambat dan menjaga tingkat gula darah yang normal.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya jika serat sangat berperan penting dalam proses pencernaan, maka tubuh wajib mengkonsumsi makanan berserat untuk menjaga kelancaran proses pencernaan. Jika tubuh kekurangan serat maka kemungkinan yang terjadi yaitu munculnya berbagai jenis penyakit yang menyerang sistem pencernaan seperti maag, sembelit dan penyakit pencernaan lainnya.

Untuk mengantisipasinya yaitu dengan mengkonsumsi makanan berserat. Hampir semua jenis makanan yang bergizi mengandung serat seperti pisang, pepaya, apel, oatmeal, alpukat, kubis, asparagus dan lainnya. Kandungan serat di dalam tubuh akan memperlambat proses makan di dalam sistem pencernaan dan menunda rasa lapar.

Apa saja manfaat serat bagi tubuh?

  • Menurunkan kolesterol
  • Mencegah Stroke
  • Mencegah terjadinya diverculitis
  • Mencegah Obesitas
  • Mengeluarkan Racun
  • Menyehatkan pencernaan
  • Kesehatan Jantung
  • Menurunkan berat badan
  • Menjaga berat badan

Bagaimana jika tubuh kekurangan zat serat?

Serat adalah komponen penting di dalam tubuh, jika tubuh kekurangan serat maka apa yang akan terjadi? tubuh akan mengalami berbagai macam gangguan serangan penyakit ke dalam tubuh.

Sembelit. Adalah kondisi tubuh mengalami kesulitan buang air besar. Jika ini terjadi akan mengakibatkan rasa tidak nyaman di bagian lambung dan perut. Salah satu penyebabnya yakni kekurangan serat di dalam tubuh. Untuk itu jika anda mengalami sembelit perbanyaklah mengkonsumsi buah-buahan yang berserat seperti pisang dan pepaya.

Diabetes. jika tubuh kekurangan serat akan mengakibatkan kadar gula darah menjadi tidak stabil, itulah mengapa penderita diabetes disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang berserat.

Gangguan pencernaan. Serat merupakan komponen penting dalam sistem pencernaan manusia, jika tubuh kekurangan serat kemungkinan akan mengalami gangguan pencernaan seperti diare, wasir, radang lambung, sembelit, sakit perut, mual, usus buntu, penyakit ginjal.

Bagaimana cara seseorang mengetahui tubuhnya kekurangan serat?

Inilah hal yang paling sering dihiraukan. Ketika tubuh kekurangan serat sebenarnya tubuh memberi sinyal kepada kita untuk segera menanganinya, hanya saja kebanyakan orang sering menghiraukannya sehingga akhirnya penyakit datang begitu saja.

Jika saja kita mengenalinya sejak awal langkah sederhana yang kita lakukan hanya mengkonsumsi makanan berserat untuk menanganinya. Sedangkan ketika penyakit telah terinfeksi kedalam tubuh atau bahkan telah meradang tubuh akan kesulitan untuk menanganinya. Lalu, seperti apa gejala yang terjadi ketika tubuh kekurangan serat?

Perut kembung

Perut kembung sering dikaitkan dengan masuk angin. Padahal, bukan hanya masuk angin saja, perut kembung bisa menjadi salah satu sinyal bahwa tubuh kekurangan serat yang cukup. Itulah yang membuat orang terkadang lebih fokus mengobatinya dengan minyak gosok saja karena menganggapnya masuk angin biasa.Nah, jika perut kembung tidak kunjung sembuh juga dengan minyak gosok segera konsumsi buah-buahan yang kaya akan serat untuk melancarkan kembali organ di dalam tubuh.

Mengantuk
Jika anda sering mengantuk di siang hari karena semalaman bergadang itu wajar-wajar saja, tetapi ketika anda sering mengantuk atau tidak bersemangat dalam menjalankan aktivitas itu bisa saja merupakan tanda bahwa tubuh kekurangan serat yang cukup. Serat berfungsi untuk membantu kadar gula darah tetap stabil. Ketika kekurangan serat, gula darah bisa saja melonjak kemudian turun dengan cepat. Hal ini merangsang tubuh menjadi lemas, lesu dan mengantuk.

Mudah merasa lapar

Kandungan serat di dalam makanan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Ya, serat memiliki fungsi khusus dalam bagian sistem pencernaan. Nah, jika anda memiliki keluhan mudah lapar itu tandanya tubuh anda kekurangan serat yang cukup.

Sembelit

Gejala paling umum yang menandakan tubuh anda kekurangan serat adalah sembelit atau susah buang air besar. Hal ini terjadi karena feses yang mengering di dalam tubuh sehingga sulit keluar dengan lancar atau sedikit-sedikit. Segera mengkonsumsi buah-buahan yang berserat untuk menanganinya.

01 Nov 2016