Teknik penyembuhan phobia tingkat berat

Apakah kamu sudah tau apa itu fobia? Fobia merupakan ketakutan berlebihan pada suatu hal tertentu, bisa mengenai barang, tempat, suasana atau kejadian tertentu yang membuat penderita mengalami beberapa gejala bawaan fobia seperti cemas, gemetar, badan lemas, wajah memerah, jantung berdetak, nafas tidak beraturan, keluar keringat, pusing, mulut kering dan beberapa gejala lainnya.

Kasus fobia bukan lagi suatu yang aneh, bahkan mungkin saja diantara anggota keluarga, teman-teman atau bahkan kamu sendiri mungkin ada yang memilikinya. Orang yang memiliki fobia tidak selalu nampak terlihat dari luar, sehingga kita sulit membedakan mana orang yang memiliki fobia dan mana yang tidak. Mereka akan terlihat mengidap penyakit ini ketika di hadapkan pada suatu hal yang membuatnya ketakutan (sumber fobia).

Tidak sedikit dari mereka yang memiliki beberapa kasus fobia yang cukup unik atau bahkan aneh, misalnya fobia duduk di kursi kayu, fobia mandi dengan sabun batangan dan berbagai kasus fobia aneh lainnya.

Kenapa mereka bisa mengidap fobia karena hal-hal semacam itu?

Bukan tanpa alasan,karena dulunya mereka pernah mengalami pengalaman buruk yang berkaitan dengan hal tersebut.Misal, seseorang yang terlempar bola futsal hingga dia pingsan.

Semenjak kejadian itu bisa jadi ini menjadi jalan bagi orang itu untuk mengidap fobia terhadap bola futsal dan selamanya akan membencinya, entah hanya melihatnya dari kejauhan apalagi dari jarak dekat.

Meski terbilang sepele, namun jika hal ini terus terbawa hingga dewasa bahkan hingga tua, yang akan berdampak buruk juga bagi kehidupan, salah satunya hubungan sosial di lingkungan umum. Karena fobia yang anda miliki anda mungkin akan kesulitan melakukan sesuatu yang nantinya akan merugikan anda juga. Kita ambil saja cerminan dari salah satu pemain sepak bola asal inggris Dennis Bergkamp yang memiliki hyperphobia.

Apa itu hyperphobia? Yaitu takut ketinggian. Karena hal ini dia tidak pernah mau naik pesawat terbang, karena takut terhadap fobia yang dialaminya. Dia tidak akan mengikuti perjalanan melalui jalur udara sekalipun tim akan melangsungkan pertandingan penting.

Bentuk fobia tidak hanya berbatas pada kasus hyperphobia saja, beberapa kasus fobia yang lain diantaranya seperti fobia makan nasi, fobia minum air putih, fobia naik lift dan fobia naik kereta dan kasus fobia lainnya. Hal ini setidaknya sudah menyandarkan kita bahwa kasus fobia seharusnya tidak di sepelekan dan harus di waspadai sejak dini. Sebab, semakin lama anda membiarkannya, maka semakin sulit pula menyembuhkannya.

Ketakutan merupakan hal yang wajar terjadi, yang salah adalah membiarkan ketakutan itu membekas hingga meradang menjadi fobia yang menakutkan. Jika bisa, cobalah untuk lebih tenang dalam menjalani sesuatu. Bagaimana cara mencegah diri agar terhindar dari fobia akut? ikuti langkah-langkah berikut

  • Tidak mengingat kejadian yang dulu dan lupakan. Kenangan buruk tentang suatu hal kejadian hanya akan memberatkan fikiranmu, jadi lupakan saja dan berfikir positif.
  • Mencoba memperbaiki kesalahan. Ketika anda jatuh dari motor jangan jadi kaku dan tidak mau kenal lagi motor, cobalah untuk melawan ketakutan dan bangkit lagi.
  • Melawan rasa takut. Coba lawan rasa takutmu dengan melakukannya. Misal takut kucing cobalah dekati kucing, namun lakukan secara perlahan jangan terburu-buru.

Latihan pengendalian diri seperti ini mungkin saja bisa dilakukan oleh sebagian penderita, namun untuk beberapa kasus fobia tingkat parah mungkin akan susah dilakukan. Orang dengan fobia tingkat berat butuh seseorang untuk membantu menyembuhkannya (tidak bisa sendiri) Adapun orang-orang yang dapat membantu haruslah yang profesional dalam bidangnya seperti konseling, psikoterapi, dan kognitif terapi.

Apa yang membedakan dari ketiganya?

Konseling lebih ke tehnik penyembuhan dengan cara mendengarkan semua keluh kesah pasien tentang fobia yang diaalaminya lalu menyimpulkan solusi yang harus di lakukan,berbeda dengan psikoterapi yang melakuka penyembuhan dengan upaya pendekatan secara intens kepada penderita untuk menyembuhkan fobianya.Sedangkan kognitif terapi, yakni penyembuhan dengan cara menggali pikiran, perasaan lalu mengatasi fobia yang dialami penderita.

Prosedur pengobatan fobia oleh para ahli

Hypnoterahpy. Yakni proses penyembuhan dengan cara pemberian sugesti-sugesti dari hypnotherapist kepada penderita untuk menghilangkan ketakutan terhadap objek atau keadaan tertentu.

Desentiasi sistematis. Penyembuhan phobia dengan cara membuat penderita rileks dan membayangkan suasana yang nyaman, lalu datangkan objek yang atau keadaan tertentu yang menjadi masalah phobianya, biar dia melawan rasa takut itu hingga dia berfikir bahwa ini tidak berbahaya.

Abreaksi. Penyembuhan phobia terhadap objek tertentu dengan cara pendekatan, mulai dari foto atau gambar yang ditakutinya, kemudian dilihatkan objek tersebut dari kejauhan lalu dekatkan perlahan.

Flooding. Penyembuhan dengan cara menempatkan penderita dengan objek yang ditakutinya hingga dia merasa aman dengan objek atau suasana tersebut.

Reframing. Proses penyembuhan dengan cara membuat penderita membayangkan kejadian masalalu, lalu buat dia bercerita termasuk cerita ketika mendapat phobia ini.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *