Terlalu banyak tidur, ini dampaknya bagi kesehatan

Setelah seharian beraktivitas hingga lelah, tidur merupakan cara terbaik untuk mengoptimalkan kondisi tubuh dan meregenerasi sel-sel yang mungkin rusak. Jika kita kekurangan porsi tidur maka tubuh menjadi lemah dan kehilangan semangat untuk beraktivitas, selain itu kurangnya porsi tidur dapat menimbulkan efek lingkaran hitam pada mata.

Nah, hal ini yang menjadi alasan sebagian orang untuk memaksimalkan porsi tidurnya dengan melebihi batas normal. Pasalnya, dengan porsi tidur yang lama tubuh akan semakin kuat dan bersemangat saat bangun.

Pemikiran ini lah yang membuat banyak korban terjerumus kedalam kasus yang salah. Terkadang pemikiran orang selalu diputar balikan seolah-olah alasan yang mereka buat paling benar, sehingga orang-orang yang ada di sekitar terpengaruhi oleh isu yang belum tentu benar itu.

Mari klarifikasi, normal tidur seseorang selama 7-8 jam, dengan waktu 8 jam yang paling ideal dan 9 jam paling maksimal. Melebihi batas 9 jam akan mengakibatkan kerusakan sel-sel tubuh yang membuat periode hidup seseorang menjadi berkurang. Mengapa demikian?

Saat tidur bukan berarti kita tidak melakukan apa-apa, tanpa kita sadari kita tetap melakukan aktivitas yang hampir sama ketika kita bangun seperti pergerakan mata, otak, hormon, suhu tubuh, kulit, pernapasan, mulut, otot, sistem kardiovaskuler, sistem kekebalan tubuh, dan sistem pencernaan yang selalu aktif meski kita dalam kondisi tidur nyenyak sekalipun.

Apa yang akan terjadi jika porsi tidur berlebih?

Ketika akhir pekan tiba sebagian orang mungkin memanfaatkan waktu luangnya untuk tidur seharian tanpa aktivitas lain. Sebagian orang mungkin berfikir dengan tidur seharian tubuh akan sehat dan kembali segar. Namun apa yang terjadi sebenarnya? ketika bangun, tubuh terasa lemas disertai pusing. Jadi, terlalu lama tidur atau oversleeping sangat tidak dianjurkan sebab akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Apa dampak oversleeping bagi kesehatan?

  • Sakit kepala

Setelah anda menghabiskan banyak waktu untuk tidur apa yang terjadi ketika bangun? sakit kepala yang berlebihan. Mengapa ini bisa terjadi? kebanyakan tidur memberi dampak buruk pada neurotransmitter di otak yang kemudian menyebabkan sakit kepala.

  • Obesitas

Penelitian mengungkapkan, terlalu banyak tidur membuat tubuh mengalami rasa lapar yang berlebih akibat produksi hormon ghrelin di lambung yang menyebabkan seseorang menginginkan makanan yang mengandung karbohidrat dan makanan manis yang berlebih. Dengan mengkonsumsi makanan dengan kadar yang berlebih dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami obesitas. Selain itu, terlalu banyak tidur dapat mengacaukan sistem metabolisme di dalam tubuh.

  • Diabetes

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, seseorang yang kelebihan jam tidur akan memproduksi hormon ghrelin di lambung yang menyebabkan seseorang menginginkan makanan yang mengandung karbohidrat dan makanan manis yang berlebih. Dengan mengkonsumsi makanan manis secara berlebih menyebabkan kadar gula darah tidak terkontrol yang memicu penyakit diabetes. Penelitian menyatakan seseorang yang tidur lebih dari 9 jam beresiko 50 % menderita diabetes.

  • Sakit punggung

Tidur memang efektif dalam menghilangkan pegal dan memulihkan kondisi tubuh setelah beraktivitas, namun tidur melebihi batas normal justru akan mengakibatkan nyeri punggung saat bangun.

  • Penuaan otak (pikun)

Kelebihan porsi tidur akan mengakibatkan perlambatan dan kerusakan fungsi otak sehingga mengakibatkan seseorang menjadi pikun. Untuk itu hilangkan kebiasaan anda yang satu ini, bisa jadi anda beresiko pikun di usia muda. Sangat disayangkan bukan?

  • Serangan jantung

Menurut penelitian yang telah dilakukan, seseorang yang tidur melebihi porsi normal beresiko dua kali lipat menderita serangan jantung. Sayangi jantung anda dengan porsi tidur yang cukup.

  • Resiko kematian

Terlalu lama tidur beresiko kematian, benarkah? Kelebihan ataupun kekurangan porsi tidur memiliki resiko yang sama terhadap kematian. Masih belum percaya? artis kondang Mike Mohede yang mengidap sleep apnea merupakan salah satu bukti jika tidur yang tidak normal bisa beresiko kematian. Jangan sepelekan aktivitas tidur, gangguan tidur justru lebih berbahaya dari penyakit lainnya. Anda yang awalnya sehat bisa saja tiba-tiba mati dalam keadaan tidur. Mengerikan bukan?

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *