Tips sukses melatih mental dan rasa percaya diri

Tidak ada yang lebih baik dari kepribadian. Cantik luar dan tampan luar saja tidak cukup jika tidak disempurnakan dengan kepribadian yang baik. Seperti apa sih kepribadian yang baik itu? Mereka yang bisa menghargai satu-sama lain, mencintai lingkungan dan orang-orang di sekitarnya dengan ikhlas.

Apa semua orang bisa seperti itu? Bisa. Sayangnya, tidak semua orang memiliki kepribadian yang baik dan sempurna seperti itu. Yang jelas semua orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda dan tidak bisa di samakan. Mengapa setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda? Ini sebagai pembeda dari diri sendiri dan orang lain. Jika tidak begini,semua akan terlihat sama saja dan tidak berwarna.

Seseorang yang memiliki kepribadian yang baik dan yang buruk apakah itu juga termasuk pembeda? Tidak. Mereka yang memiliki kepribadian yang buruk adalah contoh dari pendidikan kepribadian yang salah. Meski semua orang akan terlahir berbeda dengan segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.

Tetap saja, untuk membentuk sosok pribadi yang baik dibutuhkan dukungan dari orang-orang sekitarnya salah satunya orang tua. Orang tua adalah penanggung jawab atas kepribadian yang kamu miliki. Apakah kamu akan jadi sosok yang pemalu? periang? pemarah? penakut? pemberani? disiplin? ceroboh?  pembohong? penipu? itu semua berasal dari pendidikan karakter yang diajarkan orang tua ketika anda kecil.

Seperti apa karakter utama yang harus dimiliki?

Karakter yang menjadi pembeda diri kamu dan orang lain akan mengikuti seiring berjalannya waktu, yang paling penting dan harus diutamakan adalah ”mental yang kuat” Seperti apa sih mental yang kuat itu?

Pertama, mental kuat yang berasal dari fisik. Sehat itu perlu, karenanya orangtua wajib memperhatikan kesehatan anaknya dimulai dari pola hidup yang benar, pengajaran tentang mana yang baik dan mana yang buruk, juga asupan makanan yang sehat dan tambahan lain seperti suplemen vitamin yang berkualitas. Baca juga : Zinc tablet children, meningkatkan IQ dan pertumbuhan anak

Selanjutnya yakni mental yang berasal dari kepribadian. Bukan mereka yang jago berantem atau meraja di sekolahan, tapi yang mereka yang berani dan percaya diri, inilah arti mental kepribadian yang sebenarnya. Pernah merasakan gemetar sebelum presentasi di sekolah? Kencing di celana ketika malu? Menangis di panggung karena lupa meneruskan bacaan pidato berikutnya? Jika anak lain tidak merasakan hal itu, lalu apa masalahnya? Hal ini disebabkan oleh mental anak yang lemah.

Seperti apa ciri-ciri orang yang memiliki mental lemah?

  • Sulit menyesuaikan diri
  • Sulit mengontrol emosi
  • Takut terhadap resiko yang akan terjadi
  • Menunggu orang lain mengambil langkah terlebih dahulu
  • Menginginkan jalan yang instan tanpa melalui proses
  • Mengikuti langkah yang diambil orang lain
  • Selalu khawatir terhadap pendapat orang lain
  • Cemburu terhadap kesuksesan orang lain

Bagaimana cara melatih mental yang kuat?

Bukan hanya berbatas pada usia kanak-kanak saja, mental anak yang lemah akan merugikan dirinya hingga dewasa kelak. Mengapa demikian? sifat dan karakter yang dimiliki itu bawaan sejak kecil. Mental yang kuat akan menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat juga.

Pentingkah rasa percaya diri itu? jelas penting. Rasa percaya diri yang kurang akan menjadi bumerang dalam melakukan adaptasi di muka umum. Karena itulah rasa percaya diri itu penting sekali. Jika tidak, anda akan kesulitan dalam beradaptasi, mencari pekerjaan, dan memulai hal baru. Yang menjadi pertanyaannya adalah ”bagaimana sih cara melatih mental yang kuat?”‘

Selalu berfikir bahwa kedudukan kita dan orang lain itu sama

Orang dengan mental yang lemah biasanya selalu berfikir bahwa dirinya lebih rendah dari orang lain, melihat keberhasilan orang lain bukannya tergugah untuk mencoba lebih baik tetapi malah sebaliknya, mereka justru merasa terkalahkan dan diam saja.

Nah, untuk mengatasi permasalahan ini, ada baiknya tumbuhi pemikiran bahwa ”aku dan dia sama” maksudnya, agar anda selalu berfikir positif dan merendahkan diri sendiri. Adapun ketika oranglain berhasil. Kenapa kita tidak bisa? Bukannya otak kita masih berfungsi sama? Lakukanlah yang terbaik semaksimal mungkin sebelum kamu menyerah. Jika bisa, jangan pernah menyerah.

Kamu memiliki memiliki kelebihan yang berbeda

Ketika oranglain berhasil sedangkan kamu tidak, jangan pernah berfikir bahwa kamu lebih rendah, tidak memiliki kemampuan apapun dan menyerah begitu saja. Mungkin saja keberhasilanmu terletak di bidang yang lain.

Pelajari diri sendiri, cari tahu kelebihanmu dimana, lalu buatlah dirimu bangga dengan karya yang kamu hasilkan. Ingat satu hal, bahwa orang lain belum tentu bisa melakukan apa yang kamu lakukan. Kamu selalu gagal dalam bidangmu sekarang? itu karena kamu tidak berada di tempat yang sebenarnya.

Selalu berfikir positif

Tidak perduli apa yang orang lain katakan, tetaplah dengan dirimu dan kegiatan yang kamu anggap nyaman. Orang lain berhasil dengan karirnya lalu kamu tidak? Bukan tidak, tapi belum. Kamu dan mereka berada di dalam garis yang berbeda dan kelebihan yang berbeda pula. Jadi jalan sukses yang kamu tempuh pun berbeda. Berjalanlah seperti air mengalir, penuhi juga dengan fikiran yang positif. Tanamkan dalam fikiran bahwa kamu juga akan sukses suatu saat nanti.

Tetap rendah hati

Sudah sukses melakukan 3 point diatas lalu berhasil? jangan bangga dan menyombongkan itu semua. Sebab ketika kamu jatuh kembali kamu akan merasakan hal yang lebih menyakitkan. Jadi tetap rendah hati dan ingat perjuanganmu dari awal hingga sekarang. Kesuksesan itu ibarat menaiki anak tangga. Jadi nikmati setiap anak tangga dengan senyuman.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *