Waspadai, 5 Efek samping operasi usus buntu yang berbahaya!

Apakah jika operasi berjalan lancar pasien benar-benar akan sembuh? Belum tentu. Banyak pasien yang semakin parah setelah melakukan operasi, bahkan terancam mati. Mengapa hal ini bisa terjadi? Dokter juga manusia, meskipun telah memiliki banyak pengalaman di dunia medis kesalahan kecil bisa saja terjadi dan ini terkadang tidak disadari.

Setelah operasi pasien memiliki 2 kemungkinan, pertama pasien akan sembuh total dari penyakitnya, dan yang kedua pasien akan mengalami efek operasi yang menganggu kesehatan, bisa saja efek ini akan menyebabkan komplikasi penyakit lain dan bahkan lebih sulit lagi untuk disembuhkan. Karena itulah banyak orang yang berpendapat bahwa keberhasilan operasi merupakan suatu keberuntungan.

Setelah melakukan operasi anda memang akan mengalami efek tertentu yang menandakan bahwa tubuh belum siap untuk beraktivitas normal, saat ini terjadi anda memang lebih disarankan untuk diam di rumah. Namun, efek yang berlebih dan berkepanjangan harus diwaspadai. Salah satu operasi yang sangat rentan sekali yakni operasi usus buntu.

Apa itu penyakit usus buntu?

Seperti namanya, penyakit ini menyerang usus buntu dimana organ tersebut mengalami pembengkakan yang menyebabkan infeksi dan menimbulkan rasa sakit. Selama ini kita sudah mengenal beberapa jenis organ di dalam tubuh dan semua sudah kita hafal seperti jantung, ginjal, hati dan yang lainnya.

Lalu bagaimana dengan usus buntu? Penyakit ini bukan hanya sekedar nama saja, usus buntu merupakan salah satu organ di dalam tubuh yang memiliki fungsi penting bagi kehidupan. Organ ini berbentuk kantong ipis berukuran kecil 5-10 cm. Dimana letak usus buntu? Inilah yang membuat usus buntu sulit dikenali, posisinya yang tidak jelas membuat organ ini tidak diakui keberadaanya. Tapi usus buntu benar-benar ada? Ya, hanya saja setiap orang memiliki letak (posisi) yang berbeda. Misalnya, pada ronga panggul, dibelakang usus besar atau di bawah organ hati.

Apakah usus buntu bisa disembuhkan tanpa operasi?

Sebenarnya penyakit usus buntu bisa sembuh tanpa menggunakan cara operasi yakni dengan mengkonsumsi antibiotik, tetapi mengobatan ini berhasil jika sekiranya penyakit tersebut belum meradang parah. Namun jika usus buntu sudah meradang dan pecah maka resiko penyembuhannya akan semakin sulit lagi, pecahnya usus buntu membuat bakteri dari usus mencemari organ-organ di dalam rongga perut yang dapat mengancam nyawa.

Intinya penggunaan antibiotik hanya bisa dilakukan ketika usus buntu belum meradang, dan jalan operasi harus ditempuh ketika usus sudah bengkak dan meradang parah untuk mencegah pecahnya usus buntu.Itulah mengapa penyakit usus buntu sering sekali dikaitkan dengan operasi dadakan. Karena kurangnya kesadaran akan gejala yang di derita tubuh yang akhirnya mendapati bahwa usus buntu telah meradang parah dan harus dilakukan operasi. Nah, setelah operasi pun penderita tidak langsung 100% sembuh, bahkan pasien akan mengalami gejala yang cukup parah dan mengganggu bahkan berbahaya bagi kesehatan. Seperti apakah itu?

Bagaimana efek operasi usus buntu yang berbahaya?

  • Sakit perut. ini berasal dari efek jahitan dan sayatan di dalam usus sehingga pasien merasakan nyeri di perutnya. Sakit perut setelah operasi terbilang wajar saja, namun tetap awasi kondisi anda, jika rasa sakit semakin parah dan tidak kunjung sembuh maka segera konsultasikan ke dokter, takutnya terjadi infeksi bakteri di dalam perut.
  • Sepsis. suatu kondisi yang bisa menyerang darah dan organ-organ lain di dalam tubuh, sepsis sering disamakan dengan septikemia(disebabkan oleh bakteri yang ada di dalam darah). Jika kondisi ini terjadi akan menyebabkan terhentinya suplai darah menuju organ penting di dalam tubuh, seperti ginjal dan jantung.
  • Infeksi. Hal ini umum sekali terjadi bukan hanya pada operasi usus buntu saja, ketika infeksi terjadi dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya komplikasi yang serius. Ciri-ciri infeksi yang parah yakni munculnya nanah.
  • Pendarahan. Gejala ini mungkin saja terjadi pasca operasi, penyebabnya beragam bisa kageran bekas luka yang terbentur atau jahitan yang tergeser dan penyebab lainnya. Namun hal yang harus diwaspadai jika pendarahan berlanjut terus-menerus tanpa sebab yang pasti. Maka sudah pasti ini tanda yang berbahaya.
  • Sembelit. Karena usus buntu masih keluarga di dalam sistem pencernaan, maka wajar saja bila terjadi masalah pencernaa misalnya sembelit, namun kondisis sembelit yang berkelanjutan misalnya 2-3 minggu setelah pulih operasi harus diwaspadai.
  • Pembengkakan. Meski terbilang normal, namun jika efek pembengkakan  terjadi disertai gejala yang aneh seperti sakit yang parah maka segera konsultasikan ke dokter.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *