Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kurang Bersosialisasi Rentan Mengidap Penyakit Kronis

Kurang Bersosialisasi Rentan Mengidap Penyakit Kronis,- Beda orang beda karakter, bahkan yang kembar identik sekalipun, cuma luarannya aja yang sama. Kepribadiannya lebih ke pembawaan diri masing-masing sih. Ada ribuan hingga jutaan orang di muka bumi ini, dan aku yakin semuanya memiliki karakter masing-masing yang tidak bisa disamakan. Kurang Bersosialisasi Rentan Mengidap Penyakit Kronis

Namun secara garis besarnya, kita bisa menemukan beberapa tipikal orang yakni, pendiem, periang dan pemarah. Benar? Misalnya ada nih temenmu yang kalau ditagih utang malah nge-gas dan ngomel-ngomel gak jelas. Itu dia orangnya. Terus, kita juga sering sekali menemukan kepribadian pendiam, yang berisiknya kalau kentut aja. (itu pun, kalau kentutnya kebetulan bersuara)

Mengenal karakter seperti ini, analisis menamainya introvert. Sosok yang nyaman dengan duanianya sendiri, tidak mudah bergaul dengan orang, terkesan pendiam, kalau bercanda gak nyambung, selalu serius dan jauh dari lingkungan sosial. Temannya, biasanya sebongkah diary, laptop, gitar, games, atau sesuatu yang membuatnya merasa nyaman dengan dirinya sendiri. Kurang Bersosialisasi Rentan Mengidap Penyakit Kronis

Memiliki kepribadian berskala umum ini, memang bukan menjadi hal yang aneh, dengan diem ya perselisihan bisa dicegah (gimana mau selisih, orang diem terus), tapi kalau terlalu pendiem dan tisak bersosialisasi sama sekali? Apa masih dianggap normal juga? Kurang Bersosialisasi Rentan Mengidap Penyakit Kronis

Kurang Bersosialisasi Rentan Mengidap Penyakit Kronis

Kurang Bersosialisasi Rentan Mengidap Penyakit Kronis

Selain mendapat tempat yang kurang baik di lingkungan sosial, memiliki kepribadian yang terlalu pendiem juga bisa mendeteksi seseorang tersebut pada penyakit serius yang perlu di waspadai lho? Dikutip dari alodokter, seseorang yang memiliki kepribadian terlalu pendiam, beresiko mengalami gangguan kepribadian yang cukup serius. Diantaranya yakni : schizoid, schizotypal, dan gangguan kepribadian menghindar.

Kamu pernah dengar kan, kasus artis tanah air marshanda yang dikenal orang memiliki kepribadian bipolar, itu juga masih ada kaitannya dari efek terlalu menyendiri, pendiam, kurang bersosialisasi, gak punya teman untuk diajak curhat, atau sering stres sehingga menggoyangkan bathinnya. Siapa sih yang mau hidup dengan gangguan seperti itu? Tentu jawabnya, tidak ada. Kurang Bersosialisasi Rentan Mengidap Penyakit Kronis

Karena itulah, mulailah untuk bergaul dan memantaskan diri bersama lingkungan sekitar. Jangan terlalu pendiam dan serius menjalani hidup. Mengalir saja, dan nikmati keindahan di dunia ini. Toh pada akhirnya kita tetap butuh orang untuk dijadikan sandaran kan? suatu saat nanti pun, kita gak selamanya menjomblo, tapi akan hidup bersama orang terkasih dan membina sebuah keluarga. Jadi, masa mau terus menyiksa diri dengan menyediri, sih?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp